11 Fungsi Hati Manusia yang Wajib Diketahui, Perhatikan Cara Merawatnya
Merdeka.com - Sebagian orang mungkin tidak menyadari perihal fungsi hati atau liver bagi kesehatan tubuh secara keseluruhan. Maka dari itu, tak heran bila masih banyak orang cenderung tak merawatnya.
Hati merupakan organ sentral metabolisme dalam tubuh. Meskipun hanya membentuk 2% dari berat tubuh total, namun hati menerima 1.500 ml darah per menitnya atau sekitar 28% dari curah jantung agar dapat melaksanakan fungsinya dengan baik.
Salah satu fungsi vital yang dimiliki hati adalah kedudukannya yang amat penting untuk kesehatan tubuh, sebab makhluk hidup khususnya manusia tidak dapat mengatur sirkulasi tubuh tanpa adanya hati. Mengingat fungsinya yang sentral tersebut, maka sudah seharusnya kita tak acuh dengan kesehatan hati.
Sebab, jika kamu tak segera memperhatikan kesehatan hati, maka tidak menutup kemungkinan kamu akan berisiko mengalami berbagai penyakit seperti hepatitis, perlemakan hati, hemakromatosis, sirosis bilier primer dan kanker hati.
Untuk mencegah kemungkinan buruk terkait kesehatan hatimu, langkah mudah dan mendasar yang bisa kamu lakukan adalah dengan mengetahui fungsi hati dan cara merawatnya dengan baik dan benar. Berikut 11 fungsi hati manusia yang wajib diketahui yang telah dirangkum merdeka.com dari alodokter.com dan liputan6.com pada Rabu, (23/9/2020).
?Menyimpan Vitamin dan Mineral
1. Menyimpan Vitamin dan MineralFungsi hati yang pertama untuk menyimpan vitamin dan mineral apabila berlebih dan jika kekurangan maka hati akan melepaskan apa yang dibutuhkan di dalam tubuh. Untuk vitamin yang disimpan di dalam hati yaitu vitamin yang larut akan lemak A, D, E,K dan juga B12.
2. Sistem AntibodiFungsi hati berikutnya sebagai sistem antibodi atau pertahanan tubuh terhadap berbagai penyakit yang mungkin akan menyerang tubuh. Untuk itu dibutuhkan mekanisme pertahanan yang biasa disebut dengan sel kupffer atau system makrofag.
Mekanisme ini digunakan untuk melawan bakteri atau virus yang dapat bersarang di dalam tubuh manusia secara efektif. Selain sebagai antibodi, fungsi hati juga sebagai sistem imun yang sangat efektif untuk manusia.
3. Pembentukan Sel Darah MerahFungsi hati lainnya untuk memproduksi sel darah merah. Sel darah merah ini dalam hitungan bulan akan hancur sehingga dibutuhkan hati untuk membentuk sel darah merah yang baru.
Penawar Racun
4. Detoksifikasi Berikutnya, fungsi hati sebagai penawar dari racun. Pasalnya makanan dan juga minuman yang setiap hari kita konsumsi memiliki potensi adanya racun yang nantinya akan membahayakan tubuh kita.
Fungsi hati sebagai penawar racun untuk setiap yang kita konsumsi yang diserap tubuh bukan berarti hati dapat menghilangkan racun yang ada di dalam tubuh, hanya saja hati difungsikan untuk meminimalisir racun yang masuk pada tubuh kita. Untuk menghilangkan racun itu sendiri kita harus pintar untuk menjaga asupan makanan.
5. Sekresi Birubilin Birubilin dalam hal ini berfungsi sebagai pemberi warna pada feses dan juga urine. Hal inilah yang dapat menentukan kesehatan dari hati kita.
Sebelum digunakan untuk memberi warna, birubilin itu sendiri harus dapat memecah senyawa sel darah merah yang dapat membahayakan dan harus segera di keluarkan baik itu melalui feses atau pun melalui urine.
6. Menyimpan Kadar Gula Darah Glikogen atau kerap disebut sebagai kadar gula darah ini merupakan sumber energi yang dapat membuat kita bergerak lebih aktif lagi dalam beraktivitas. Sementara apabila kita kekurangan kadar gula darah ini maka tubuh akan selalu mengalami kelelahan dan juga lemas. Fungsi hati ini juga sebagai penyimpan kadar gula darah apabila kadar gula ini kelebihan di dalam hati yang sewaktu-waktu akan dikeluarkan kembali.
Cegah Penggumpalan Darah
7. Menghindari Penggumpalan Darah Fungsi hati lainnya untuk menghindari adanya penggumpalan darah dengan dilakukannya proses atau cara untuk mengeluarkan protrombin dan juga fibrinogen.
8. Menghasilkan Cairan Empedu Fungsi hati yang satu ini untuk membantu empedu dalam menghasilkan cairan empedu. Cairan empedu ini dihasilkan dari sel darah merah pada tubuh manusia dan yang sudah diolah di dalam hati manusia. Cairan empedu pada tubuh manusia juga memiliki fungsi tersendiri yaitu untuk megemulsikan lemak yang berada di makanan.
9. Menyimpan Glikogen Selain menghasilkan cairan empedu, fungsi hati selanjutnya untuk menyimpan glikogen atau sering disebut dengan gula otot. Gula otot bisa ada karena hasil dari perubahan yang terjadi antara glukosa sendiri. Glukosa yang disebabkan karena hormon insulin, jadi hati juga digunakan untuk mengontrol kadar gula darah.
Membuat Protein Plasma
10. Membuat Protein Flasma Fungsi hati manusia berikutnya adalah membuat protein flasma yang sangat dibutuhkan oleh tubuh semua manusia.
11. Menyempurnakan Eritrosit Selain membuat protein flasma, fungsi hati lainnya juga dapat menyempurnakan sel darah merah yang sering disebut dengan eritrosit. Untuk menyempurnakan eritrosit maka juga dengan bantuan dari beberapa zat uang bisa membantu yaitu zat hermatin.
Gangguan Fungsi Hati
Gangguan fungsi hati tak bisa dianggap sepele, pasalnya jika tidak ditangani dengan segera maka kondisinya dapat berpotensi menimbulkan komplikasi yang berbahaya. Gangguan fungsi hati sebenarnya bisa terjadi ketika organ hati mengalami kerusakan atau luka, sehingga tidak dapat lagi bekerja dengan baik.
Gangguan fungsi hati sering kali muncul pada orang yang menderita penyakit hati. Gangguan fungsi dapat disebabkan oleh berbagai faktor seperti mengalami infeksi, konsumsi alkohol yang berkepanjangan, bisa pula karena faktor genetik, penyakit autoumun, kanker hati, hingga efek samping dari obat-obatan termasuk juga obat atau suplemen herba.
Gejala yang muncul pada saat kamu mengalami gangguan fungsi hati adalah sakit kuning, sakit perut, gangguan pencernaan seperti mua, muntah, dan diare. Selain itu, penderita gangguan fungsi hati juga akan mengalami bengkak-bengkak di tungkai, perut, tangan dan wajah, kulit terasa gatal, warna urin gelap, kotoran berwarna keputihan atau tampak pucat, lelah dan lesu.
Cara Merawat Kesehatan Hati
1. Melakukan Pemeriksaan Fungsi Hati Untuk mengetahui kondisi hati atau liver kita selain dengan urine, dapat pula dengan melakukan pemeriksaan hati untuk mendapatkan hasil yang lebih akurat. Untuk dapat mengetahui jenis penyakit yang ada di dalam tubuh, maka dibutuhkan sample darah kita untuk pemeriksaan.
Berikut senyawa yang dapat tes sehingga memudahkan kita untuk mengetahui bagaimana cara merawat hati selanjutnya:
AlbuminMerupakan protein utama yang diproduksi hati dan kemudian masuk ke dalam sirkulasi darah. Kekurangan albumin ini dapat disebabkan dari kekurangan gizi untuk itu perbanyak makanan yang bergizi untuk dapat menunjang senyawa albumin.
BirubilinSenyawa yang dibentuk melalui hemoglobin, senyawa ini yang memberikan warna pada urine dan juga feses begitu pula dengan cairan empedu yang berwarna kehijauan. Kelebihan birubilin ini akan menyebabkan penyakit kuning (jaudine) yang disebabkan karena terlalu banyaknya mengonsumsi alkohol dalam jangka yang panjang. Untuk perawatan maka kurangilah mengonsumsi alkohol sehingga tidak akan terkena penyakit kuning yang ditimbulkan akibat kelebihan birubilin.
2. Menjaga Pola Makan dan Juga Kesehatan Selain melakukan pemeriksaan fungsi hati, cara merawat hati selanjutnya dengan menjaga pola makan dan juga kesehata tubuh. Perbanyaklah makanan yang bergizi, buah buahan sayur-sayuran. Kurangi makanan yang banyak mengandung racun seperti makanan yang berminyak atau makanan yang mengandung penyedap lainnya.
Selain itu, kamu juga perlu mengurangi konsumsi obat-obatan yang dapat menghambat atau bahkan mempengaruhi fungsi hati. Alkohol pun dapat membuat tubuh mengalami keracunan apabila dikonsumsi terlalu banyak.
Untuk mengetahui bahwa hati kita berfungsi dengan baik tanpa adanya ciri-ciri penyakit maka diketahui lewat urine. Jika urine semakin berwarna kuning maka itu merupakan indikasi adanya pola kehidupan kita yang salah yang dapat menyebabkan fungsi hati kita terganggu.
(mdk/nof)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya