10 Fungsi Hati Bagi Manusia, Pengatur Utama Metabolisme Tubuh

Hati adalah organ padat terbesar dan kelenjar terbesar yang ada di tubuh manusia. Hati memiliki fungsi yang sangat penting bagi keberlangsungan metabolisme tubuh. Setidaknya, hati memiliki lebih dari 500 tugas penting.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
10 Fungsi Hati Bagi Manusia, Pengatur Utama Metabolisme Tubuh
10 fungsi hati bagi manusia. liputan6.com ©2020 Merdeka.com

Hati adalah organ padat terbesar dan kelenjar terbesar yang ada di tubuh manusia. Hati memiliki fungsi yang sangat penting bagi keberlangsungan metabolisme tubuh. Setidaknya, hati memiliki lebih dari 500 tugas penting.

Hati digolongkan sebagai bagian dari sistem pencernaan. Organ ini memiliki fungsi termasuk detoksifikasi, sintesis protein, dan produksi bahan kimia yang membantu mencerna makanan.

Penting bagi Anda untuk menjaga kesehatan hati, karena jika organ yang satu ini bermasalah dan tidak bisa bekerja dengan baik, maka bisa menimbulkan berbagai macam penyakit pada tubuh.

Apa saja fungsi hati bagi manusia? Simak ulasannya berikut ini:

Ini merupakan salah satu fungsi hati yang utama. Hati berfungsi untuk menghancurkan sel darah merah yang sudah tua. Proses ini akan berpengaruh pada warna feses dan urine.

Proses penghancuran sel darah merah yang sempurna akan membuat feses berwarna cokelat, namun jika feses berwarna pucat atau putih, atau pun warna urine menjadi lebih gelap, hal ini bisa menjadi pertanda kalau hari mengalami masalah.

Fungsi hati yang satu ini juga merupakan fungsi hati yang paling penting. Hati pada tubuh manusia akan menghasilkan cairan empedu.

Cairan empedu adalah cairan yang terdiri dari garam empedu, air, kolesterol, bilirubin, dan elektrolit. Cairan empedu sangat diperlukan oleh usus kecil untuk suatu tujuan. Usus kecil bisa menyerap berbagai zat-zat gizi seperti vitamin, lemak, kolesterol, dan lainnya dengan adanya cairan empedu.

Hati akan memecah protein yang masuk ke dalam tubuh. Protein yang telah dipecah oleh hati ini menghasilkan produk sampingan yakni berupa amonia yang merupakan racun bagi tubuh apabila dalam jumlah besar.

Kemudian, hati bisa mengubah amonia menjadi urea. Urea akan dilepaskan oleh hati ke dalam darah yang kemudian disaring ginjal dan dikeluarkan melalui urine.

Selain mendapatkan protein dari asupan makanan yang kita makan, organ hati juga memiliki andil dalam pembentukan protein di dalam tubuh.

Salah satunya, hati akan memproduksi protein yaitu albumin yang berfungsi menjaga cairan dalam sistem sirkulasi tubuh. Protein yang berperan sebagai faktor pembekuan darah dan sistem kekebalan tubuh juga dihasilkan oleh hati.

Fungsi hati yang lainnya adalah untuk menyimpan zat-zat gizi mikro yakni vitamin dan mineral. Hati menyimpan beberapa vitamin larut lemak yaitu vitamin A, D, E, dan K.

Selain itu, vitamin B12 juga bisa disimpan di dalam hati. Organ hati juga memiliki fungsi untuk menyimpan mineral seperti zat besi, tembaga, dan lainnya. Zat besi disimpan dalam bentuk ferritin untuk kemudian membantu proses pembuatan sel darah merah baru.

Selain memecah sel darah merah dan membentuk sel darah merah yang baru, fungsi hati selanjutnya adalah untuk menyaring darah.

Selain di ginjal, darah juga bisa disaring di hati. Tujuan dari penyaringan darah yang dilakukan di dalam organ hati adalah untuk menyaring beberapa senyawa tubuh dan menghilangkan senyawa tertentu baik senyawa yang berasal dari dalam tubuh seperti hormon maupun senyawa luar tubuh.

Selain memproduksi protein, hati juga berperan dalam membantu metabolisme protein dengan mengubah amonia menjadi urea yang dikeluarkan bersama urine oleh ginjal.

Protein membutuhkan cairan empedu untuk bisa memecah protein. Pemecahan protein akan mengubah gugus amino atau asam-asam amino dilakukan dengan tujuan untuk menghasilkan energi atau diubah kembali menjadi karbohidrat dan lemak.

Tidak hanya protein, vitamin dan mineral, hati juga memiliki fungsi untuk melakukan metabolisme karbohidrat. Karbohidrat yang tersimpan di dalam organ hati nantinya akan dipecah menjadi glukosa.

Hasil dari pemecahan karbohidrat, yakni glukosa akan masuk ke dalam aliran darah. Fungsi glukosa adalah untuk mempertahankan kadar glukosa agar tetap normal.

Kemudian glukosa akan disimpan dalam bentuk glikogen di hati. Glikogen yang ada di dalam hati akan dirilis apabila tubuh sangat memerlukan energi yang banyak dan cepat. Apabila tubuh memerlukan glukosa, maka tubuh akan mengambil cadangan glukosa yang tersimpan di dalam hati dalam bentuk glukogen.

Fungsi hati manusia bisa untuk melakukan metabolisme lemak. Cairan empedu yang dihasilkan oleh hati akan membantu untuk memecah lemak agar lemak lebih mudah dicerna tubuh. Lemak yang telah dipecah oleh hati bisa disimpan menjadi lemak di hati dan juga bisa dikeluarkan dalam bentuk energi.

Hati memiliki peran yang sangat besar dalam memecah dan mengeluarkan racun dari tubuh manusia. Selain mengubah amonia menjadi urea, fungsi hati manusia juga untuk melakukan detoksifikasi lainnya.

Fungsi hati dalam hal detoksifikasi adalah dengan cara memecah obat-obatan dan alkohol yang mengandung sejumlah racun yang membahayakan tubuh. Racun-racun tersebut akan diubah oleh hati menjadi bentuk lain yang kemudian dibuang ke luar tubuh.

Rekomendasi