Mitos Gunung Ciremai, Bisa Jadi Tempat Mendaki Sekaligus Uji Nyali

Gunung lintas tiga kabupaten di Jawa Barat memiliki kisah mistis yang viral, menambah daya tarik pada gunung dengan keberlanjutan mitos yang menjadi tantangan.

Yoga Tri Priyanto
Oleh Yoga Tri Priyanto - Reporter
Mitos Gunung Ciremai, Bisa Jadi Tempat Mendaki Sekaligus Uji Nyali
Mitos Gunung Ciremai, Bisa Jadi Tempat Mendaki Sekaligus Uji Nyali (© Wikipedia)

Cerita-cerita mistis tentang gunung ini telah merajalela dan bahkan mencapai tingkat viralitas di media sosial, menambah daya tarik dan aura misteri yang melekat pada Gunung ini.

1. Larangan Air Seni Tak Boleh Terkena Tanah

1. Larangan Air Seni Tak Boleh Terkena Tanah<br>
© Liputan6.com

Gunung Ciremai dihiasi oleh mitos menarik yang melibatkan larangan membuang air seni ke tanah. Konon, melanggar larangan ini dapat membawa musibah kepada pelakunya.

2. Harimau Bermata Satu

2. Harimau Bermata Satu
© National Geographic Indonesia

Dipercayai bahwa harimau ini merupakan tunggangan dan sekutu dari Nini Pelet, entitas misterius dalam kepercayaan setempat. Menurut cerita, harimau bermata satu ini tinggal di antara rimbun ranting kering yang menyerupai goa.

3. Blok Batu Lingga

3. Blok Batu Lingga
© Tim Admin BTNGC

Legenda lokal menyebutkan bahwa batu-batu di tempat ini dianggap sebagai lokasi pertapaan Nini Pelet, entitas mistis yang memiliki kekuatan gaib. Blok ini dijaga oleh dua makhluk halus yang disebut Aki dan Nini Serentet Buntet.

4. Kisah Nini Pelet

4. Kisah Nini Pelet
© Facebook/Rajawali Televisi

Gunung Ciremai tidak hanya dikenal sebagai puncak alam yang menakjubkan, tetapi juga diyakini sebagai singgasana kerajaan Nini Pelet, tokoh legendaris dengan kesaktian hebat, terutama dalam bidang percintaan.

5. Menghentakkan Kaki ke Tanah Sebanyak Tiga Kali

5. Menghentakkan Kaki ke Tanah Sebanyak Tiga Kali<br>
© Pinterest

Setiap pengunjung yang datang diminta untuk menjatuhkan kaki ke tanah sebanyak tiga kali, dan kemudian mengucapkan salam. Ini dianggap dapat memperoleh perlindungan dari kekuatan gaib.

6. Suara Gamelan yang Membuat Bulu Kuduk Berdiri

6. Suara Gamelan yang Membuat Bulu Kuduk Berdiri
© Wikipedia

Salah satu cerita mistis yang sering menjadi topik pembicaraan di kalangan pendaki adalah pengalaman mendengar suara gamelan Jawa di puncak gunung ini.

7. Keberadaan Jalak dan Tawon Berwarna Hitam

7. Keberadaan Jalak dan Tawon Berwarna Hitam
© Wikipedia

Jalak hitam tersebut menjadi semacam pendamping spiritual yang hadir untuk memandu. Namun, kehadiran jalak hitam ini juga diiringi tawon hitam yang selalu mengganggu para pendaki.

Gunung Ciremai berada di mana?

Terletak di wilayah administratif Kab. Kuningan dan Majalengka.

Berapa jam naik Gunung Ciremai?

Untuk mencapai puncak, pendakian memerlukan waktu sekitar 8 jam perjalanan.

Berapa harga muncak Gunung Ciremai?

Empat jalur pendakian Gunung Ciremai dikenakan tarif Rp 75.000-77.500 per orang.

Apakah Gunung Ciremai aktif atau tidak?

Gunung Ciremai termasuk gunung api Kuarter aktif.

Kapan Gunung Ciremai meletus terakhir kali?

Letusan Gunung Ciremai tercatat sejak 1698 dan terakhir kali terjadi pada 1937.

Rekomendasi