5 Tips Memilih Pakaian agar Tidak Mudah Gerah saat Musim Kemarau

Musim kemarau sering bikin gerah. Pilih pakaian yang tepat dengan bahan bernapas, potongan longgar, dan warna cerah agar tetap nyaman beraktivitas seharian.

Arini Nuranisa
Oleh Arini Nuranisa- Reporter
5 Tips Memilih Pakaian agar Tidak Mudah Gerah saat Musim Kemarau
Memilih pakaian. [AI Generated]

Musim kemarau seringkali membawa serta suhu udara yang tinggi, membuat tubuh mudah berkeringat dan menimbulkan rasa gerah. Kondisi ini tentu dapat mengganggu kenyamanan dan kelancaran aktivitas sehari-hari.

Oleh karena itu, pemilihan pakaian yang tepat menjadi kunci penting untuk menjaga tubuh tetap sejuk dan nyaman. Dengan strategi pemilihan busana yang cerdas, Anda bisa tetap tampil modis sekaligus merasa adem meskipun terik matahari menyengat.

Mulai dari jenis bahan hingga pilihan warna, setiap detail dapat berkontribusi pada kenyamanan Anda di tengah cuaca panas. Berikut tips memilih pakaian agar tidak mudah gerah, Merdeka.com, Kamis (22/10/2026).

1. Pilih Bahan yang Bernapas dan Menyerap Keringat

Pakaian Musim Panas
Pilih Potongan Baju yang Longgar. (Gambar: diana.grytsku/Magnific)

Kunci utama untuk pakaian yang tidak mudah gerah terletak pada jenis serat kainnya. Bahan yang ideal harus mampu menyerap keringat dengan baik dan memungkinkan sirkulasi udara yang lancar. Berikut adalah beberapa pilihan bahan yang direkomendasikan:

  • Katun (Cotton)

    Katun merupakan bahan alami yang paling aman, sangat efektif dalam menyerap keringat, serta memiliki sirkulasi udara yang baik. Bahan ini populer karena kemampuannya menyerap keringat, lembut di kulit, dan memungkinkan aliran udara optimal.

  • Linen

    Karakteristik seratnya yang longgar dan ringan membuat linen sangat cepat kering saat terkena keringat. Linen terasa ringan, kuat, sangat sejuk, dan mudah kering.

  • Rayon

    Rayon dikenal sangat jatuh, halus, dingin di kulit, serta memberikan kenyamanan ekstra saat matahari terik. Bahan ini memiliki kelembutan dan daya serap keringat yang baik, memberikan sensasi dingin di tubuh.

  • Viscose

    Viscose, yang terbuat dari serat selulosa kayu, memiliki keunggulan utama dalam menyerap kelembapan, menjadikannya ideal untuk cuaca panas. Bahan ini terasa lembut dan sejuk di kulit saat dikenakan.

  • Katun Rayon

    Kombinasi serat katun dan rayon ini menciptakan bahan yang sangat nyaman dan adem, dengan daya serap keringat yang baik. Perpaduan kedua serat ini menghasilkan kain yang nyaman, sejuk, dan efektif menyerap keringat.

  • Jersey

    Jersey, yang umumnya terbuat dari serat katun atau campuran poliester, terkenal akan elastisitasnya yang memberikan kenyamanan ekstra. Bahan ini elastis, menyerap keringat, dan cukup adem, terutama jika mengandung campuran katun atau bambu.

  • Bambu (Bamboo)

    Kain bambu sangat lembut, mampu menyerap keringat, dan teksturnya tidak padat. Karakteristik ini menjadikannya pilihan yang nyaman untuk cuaca panas.

  • Tencel

    Tencel, sebagai jenis rayon yang lebih ramah lingkungan, dikenal lembut, ringan, dan tetap sejuk bahkan setelah digunakan seharian. Selain nyaman di kulit, tencel juga tahan lama dan tidak mudah kusut.

Sebaliknya, hindari bahan sintetis tebal seperti poliester murni atau nilon. Jenis kain ini cenderung memerangkap panas dan membuat keringat sulit menguap, sehingga tubuh akan terasa lebih gerah.

2. Prioritaskan Potongan Pakaian Longgar

Tips Memilih Pakaian Musim Kemarau
Pakaian musim kemarau. [AI Generated]

Pakaian yang terlalu ketat dapat menempel pada kulit saat tubuh berkeringat, menyebabkan rasa gerah, iritasi, hingga gatal. Menggunakan pakaian dengan potongan longgar (loose-fit) akan memungkinkan sirkulasi udara yang lebih baik, membantu menjaga tubuh tetap sejuk sepanjang hari.

  • Atasan: Pilih oversized shirt, kemeja kerah saudara (camp collar), blus berpotongan longgar, atau t-shirt longgar.

  • Bawahan: Ganti skinny jeans ketat dengan celana kulot, wide-leg pants, celana kargo berbahan katun ringan, atau loose chinos. Celana stretchy juga bisa menjadi alternatif yang nyaman.

  • Terusan: Casual maxi dress atau jumpsuit longgar berbahan katun atau linen adalah pilihan praktis untuk memastikan aliran udara tetap lancar.

3. Manfaatkan Kekuatan Warna Terang

Jenis Pakaian yang Nyaman di Musim Panas
perempuan sedang memilih baju. sumber foto: pexels.com

Warna pakaian memiliki pengaruh signifikan terhadap bagaimana tubuh merespons panas matahari. Pilihan warna yang tepat dapat membantu memantulkan panas, sementara warna yang salah justru akan menyerapnya.

  • Hindari Warna Gelap: Warna seperti hitam, biru tua, atau cokelat tua menyerap panas matahari dan menyimpannya di sekitar tubuh. Warna gelap memiliki tingkat penyerapan cahaya dan panas yang lebih tinggi.

  • Gunakan Warna Terang: Warna cerah seperti putih, kuning, atau pastel lebih efektif dalam memantulkan sinar matahari, membantu menjaga suhu tubuh tetap lebih rendah. Warna putih dikenal paling efektif dalam memantulkan panas.

  • Rekomendasi Warna: Putih, kuning, biru terang/muda (sky blue), hijau muda/sage, pink, coral, pastel, abu-abu muda, beige/krem, dan lavender adalah pilihan yang baik.

4. Hindari Penggunaan Pakaian Berlapis

Pakaian Musim Panas
Sesuaikan Bahan Kain dengan Jenis Aktivitas. (Gambar: AI Generated)

Penggunaan pakaian berlapis atau layering sebaiknya dihindari saat cuaca panas. Tren penggunaan pakaian berlapis memang cocok saat cuaca dingin atau berangin untuk menghangatkan tubuh. Namun, pada musim kemarau, teknik ini justru dapat memerangkap panas dan membuat tubuh lebih gerah.

Jika Anda tetap ingin menggunakan outer, pilih yang tipis dan flowy seperti kimono atau cardigan ringan yang tidak menambah beban panas pada tubuh.

5. Lengkapi dengan Aksesori dan Persiapan Tambahan

Pakaian Musim Panas
Utamakan Pakaian Berwarna Terang. (Gambar: senivpetro/Magnific)

Selain memilih pakaian yang tepat, beberapa aksesori dan persiapan tambahan dapat sangat membantu menjaga kenyamanan Anda di musim kemarau:

  • Aksesori Pelindung: Gunakan topi lebar untuk menghalangi panas matahari mengenai kepala dan wajah. Kacamata hitam juga penting untuk melindungi mata dari paparan sinar UV.

  • Bawa Pakaian Ganti: Musim kemarau seringkali membuat tubuh berkeringat lebih banyak. Membawa pakaian ganti adalah langkah bijak untuk tetap merasa segar sepanjang hari, terutama jika Anda beraktivitas di luar ruangan dalam waktu yang lama.

Pertanyaan Seputar Tips Memilih Pakaian Musim Kemarau

Bahan pakaian apa yang paling adem untuk musim kemarau?

Katun, linen, rayon, viscose, dan Tencel bisa menjadi pilihan karena terasa ringan, nyaman, dan mampu menyerap kelembapan. Pilih bahan dengan sirkulasi udara yang baik agar tubuh tidak mudah gerah saat beraktivitas.

Warna pakaian apa yang cocok dipakai saat cuaca panas?

Warna terang seperti putih, krem, kuning muda, biru muda, dan pastel cocok digunakan saat cuaca panas karena cenderung memantulkan lebih banyak sinar matahari dibandingkan warna gelap.

Mengapa pakaian longgar lebih nyaman dipakai saat musim kemarau?

Pakaian longgar memberikan ruang bagi udara untuk bersirkulasi di sekitar tubuh. Potongan ini juga mengurangi gesekan kain dengan kulit sehingga membantu menjaga kenyamanan ketika berkeringat.

Bagaimana cara agar tidak mudah gerah saat beraktivitas di luar ruangan?

Pilih pakaian berbahan ringan dan menyerap keringat, gunakan topi serta kacamata hitam untuk perlindungan dari sinar matahari, dan hindari pakaian berlapis yang tebal. Kamu juga bisa membawa pakaian ganti agar tetap nyaman setelah banyak berkeringat.

Rekomendasi