Tak Selalu Menarik, Inilah Ancaman Menggunakan Kuku Palsu

Bahan kimia yang digunakan dalam pembuatan kuku palsu dapat menyebabkan beberapa masalah kesehatan, seperti kuku menjadi rusak, risiko infeksi, & reaksi alergi.

Titah Mranani
Oleh Titah Mranani - Reporter
Tak Selalu Menarik, Inilah Ancaman Menggunakan Kuku Palsu
Tak Selalu Menarik, Inilah Ancaman Menggunakan Kuku Palsu (Merdeka.com)

Semakin banyak orang yang mengutamakan penampilan, termasuk perawatan kuku dengan memilih menggunakan kuku palsu. Kuku palsu, juga dikenal sebagai kuku artifisial, menambahkan lapisan atau cangkang pada kuku untuk menciptakan tampilan yang lebih menarik. 

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Proses pemasangan kuku palsu melibatkan teknik menghias atau memanjangkan kuku menggunakan berbagai bahan seperti gel, akrilik, atau silk. Di antara bahan-bahan tersebut, akrilik menjadi favorit karena dapat membentuk cangkang keras yang menyerupai kuku asli.

Prosedur Pemasangan Kuku Palsu

Prosedur Pemasangan Kuku Palsu
Dok. Istimewa

Pemasangan kuku akrilik seringkali memerlukan kunjungan rutin ke salon setiap 2 atau 3 minggu.

Tujuannya adalah untuk memperbaiki celah antara kutikula dan kuku akrilik yang terbentuk akibat pertumbuhan kuku alami.

Selain akrilik, kuku artifisial berbahan gel juga populer meski lebih mahal dan tahan lama.

Namun, di balik keindahan tampilan kuku palsu, terdapat potensi bahaya yang mungkin mengintai.

Bahaya Memakai Kuku Palsu

Meskipun penggunaan kuku artifisial dianggap relatif aman, tetap ada risiko berbahaya terhadap kesehatan kuku dan kulit di jari.

Bahan kimia yang digunakan dalam pembuatan kuku palsu dapat menyebabkan beberapa masalah kesehatan, seperti kuku menjadi rusak, risiko infeksi, dan bahkan reaksi alergi.

1. Kuku Menjadi Rusak

1. Kuku Menjadi Rusak
Dok. Istimewa

Proses pemasangan kuku akrilik melibatkan pengikiran kuku asli, yang dapat membuatnya semakin tipis.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Penggunaan aseton untuk menghapus kuku artifisial juga dapat membuat kuku alami menjadi lebih rapuh. Jika tidak diatasi dengan perawatan yang tepat, kuku dapat mudah patah dan mengalami kerusakan permanen.

2. Alergi

Beberapa orang dengan kulit sensitif mungkin mengalami reaksi alergi terhadap bahan kimia dalam kuku artifisial.

Gejala alergi seperti kuku memerah, gatal, dan bengkak dapat muncul.

Penderita alergi perlu mendapatkan perawatan medis dan mungkin harus menghindari penggunaan kuku palsu untuk sementara waktu.

3. Infeksi

3. Infeksi
Dok. Istimewa

Kandungan bahan kimia pada kuku artifisial dapat meningkatkan risiko infeksi atau penyakit pada kuku. Celah di kuku yang terbentuk selama pemakaian kuku akrilik memungkinkan bakteri dan jamur berkembang. Infeksi bakteri dan jamur dapat menyebabkan kuku merah, bengkak, bernanah, dan bahkan perubahan warna pada kuku.

Cara Memakai Kuku Palsu dengan Benar

Cara Memakai Kuku Palsu dengan Benar
Dok. Istimewa

Meskipun ada potensi bahaya, Anda masih bisa menikmati keindahan kuku palsu dengan langkah-langkah yang benar dan hati-hati.

1. Pilih Salon Perawatan Kuku yang Terpercaya

1. Pilih Salon Perawatan Kuku yang Terpercaya
© 2024 merdeka.com

Memilih salon perawatan kuku yang profesional dapat mengurangi risiko bahaya. Pertimbangkan keahlian staf dan fasilitas salon, seperti penggunaan sinar LED untuk mengeringkan kuku gel buatan.

2. Hindari Memotong Kutikula
Minta petugas salon untuk tidak memotong kutikula saat membersihkan kuku sebelum pemasangan kuku artifisial. Kutikula memiliki peran melindungi kuku dan kulit di sekitarnya dari bakteri, sehingga memotongnya dapat meningkatkan risiko infeksi.

3. Tidak Menggunakan Setiap Hari
Biarkan kuku Anda bersih dari cat, gel, atau akrilik sesekali. Gunakan kuku palsu hanya untuk acara khusus, seperti pernikahan atau pesta. Lakukan pemotongan kuku yang benar untuk menjaga kebersihan dan kesehatan kuku alami Anda.

4. Hati-hati Saat Melepas Kuku Palsu

4. Hati-hati Saat Melepas Kuku Palsu
Dok. Istimewa

Melepas kuku palsu dengan benar penting untuk mencegah kerusakan atau luka pada kuku asli. Gunakan aseton, rendam dalam air hangat, atau kunjungi salon kecantikan untuk melepaskan perekat pada kuku artifisial.

5. Konsultasikan dengan Ahli Perawatan Kuku

5. Konsultasikan dengan Ahli Perawatan Kuku
Dok. Istimewa

Sebelum memutuskan untuk menggunakan kuku artifisial, konsultasikan dengan ahli perawatan kuku.

Mereka dapat memberikan saran mengenai jenis kuku tambahan yang sesuai dengan Anda dan memberikan informasi tentang perawatan yang diperlukan selama penggunaan dan pemakaian kuku palsu.

Mereka dapat memberikan saran mengenai jenis kuku tambahan yang sesuai dengan Anda dan memberikan informasi tentang perawatan yang diperlukan selama penggunaan dan pemakaian kuku palsu.
Dok. Istimewa
Rekomendasi