Sepertinya menikah dengan sahabat sendiri dianggap sebagai bentuk hubungan yang ideal bagi banyak orang. Siapa lagi yang mengenal dan menerima kita apa adanya melebihi seorang sahabat? Namun, apakah pernikahan yang dibangun di atas persahabatan memang memiliki tingkat keberhasilan yang tinggi? Rupanya ada penelitian yang mendukung pendapat itu.
Dilansir Psychology Today, sebuah penelitian yang dilakukan di Monmouth University Polling Institute mengemukakan bukti bahwa pernikahan yang dimulai dari persahabatan menghasilkan koneksi batin yang lebih baik. Pasalnya, kedua pihak dalam pernikahan sudah mengenal satu sama lain dalam waktu yang lama.
Perkenalan yang sudah terjalin lama membuat suami atau istri mengetahui kelebihan dan kekurangan pasangan. Karena itulah, lebih mudah bagi mereka untuk memahami pasangan.
Advertisement
Menikah dengan Sahabat Bikin Tingkat Kepuasan dalam Pernikahan Cenderung Lebih Tinggi
Penelitian dilakukan di 2017 dan melibatkan 801 orang dewasa. Kesimpulan yang didapat dari mengamati para partisipan menyebutkan bahwa orang-orang yang menikah dengan sahabatnya merasa memiliki kepuasan lebih baik dalam pernikahan. Mereka juga cenderung lebih memprioritaskan pentingnya kejujuran dan rasa saling menghormati terhadap satu sama lain.
Satu lagi faktor yang mempengaruhi kepuasan dalam berumah tangga dengan sahabat sendiri adalah kenyamanan. Waktu mengenal yang lama menumbuhkan rasa nyaman yang ternyata berdampak besar terhadap keutuhan rumah tangga.
Berangkat dari temuan tersebut, bisa disimpulkan bahwa pasangan yang menikah dengan sahabat cenderung memiliki rumah tangga yang lebih bahagia. Jadi, tertarik untuk mengubah status dari sahabat menjadi sahabat tapi menikah?
Reporter: Febi Anindya Kirana
Sumber: Fimela.com