11 Fakta unik tentang Agatha Christie, sang ratu kejahatan

Ini 11 fakta unik tentang Agatha Christie, sang ratu kejahatan. Penulis novel detektif kondang ini ternyata punya kisah hidup yang cukup fantastis. Sempat hilang dan dicari polisi, dicurigai punya hubungan dengan mata-mata Jerman, jadi peselancar pertama yang belajar berdiri di atas papan selancar, dan ahli racun.

Tantri Setyorini
Oleh Tantri Setyorini - Reporter
11 Fakta unik tentang Agatha Christie, sang ratu kejahatan
Agatha Christie. ©2016 Shauntmax30.com

Siapa yang tak kenal Agatha Christie, novelis andal yang telah menulis puluhan novel misteri paling terkenal dalam sejarah literatur. Christie bahkan mendapat julukan 'ratu kejahatan' dan 'ratu misteri' karena kisah-kisah pembunuhan yang ditulisnya.

Sebagai seorang seniman yang menuai status selebriti pada zamannya, kehidupan pribadi Agatha Christie ikut menjadi sorotan. Namun Christie sendiri cenderung menghindari publisitas, sehingga fakta-fakta tentang dirinya baru terungkap bertahun-tahun setelah kematiannya. Berikut ini di antaranya, dilansir dari Mental_floss.

1. Dilarang membaca hingga usia 15 tahun

Agatha Christie lahir dan dibesarkan dalam sebuah keluarga terhormat Inggris. Orangtuanya cukup berada, namun tergolong konservatif dalam hal pendidikan. Ibu Christie melarangnya belajar membaca sebelum usia 15 tahun. Sang ibu ingin agar Agatha kecil fokus pada pendidikan non-formal untuk wanita. Namun Christie belajar membaca sendiri di usia 8 tahun.

2. Menulis novel pertama untuk menjawab tantangan

Christie gemar menulis dan mengarang cerita pendek sejak kecil. Suatu hari, saudara perempuannya, Madge menantang Christie untuk membuat sebuah cerita yang lebih panjang dari cerpen. Madge dan Agatha muda tengah membahas kasus pembunuhan di ruang tertutup dalam novel The Mystery of the Yellow Room karya Gaston Leroux. Madge mengatakan kalau Christie tak akan bisa menulis narasi kompleks seperti Leroux. Christie menjawab tantangan itu dengan menulis novel pertamanya, The Mysterious Affair at Styles.

3. Novel pertamanya sempat gagal terbit berkali-kali

Jalan The Mysterious Affair at Styles menuju penerbitan tak mulus sejak awal. Novel yang menampilkan detektif Hercule Poirot untuk pertama kalinya itu sempat ditolak oleh 6 penerbit sebelum naik cetak pada tahun 1920.

4. Sempat dinyatakan hilang selama 10 hari

Sama misterius dengan novel-novelnya, Agatha Christie sempat menghilang dan menjadi objek pencarian polisi selama 10 hari pada tahun 1926. Hilangnya Christie yang sudah menjadi penulis kondang menjadi berita heboh di media massa kala itu.

Rupanya Christie hanya menenangkan diri dengan melakukan perjalanan tanpa memberi tahu satu pun keluarga dan kerabatnya. Kabarnya, saat itu Christie tengah depresi karena sang suami, Archie berselingkuh dan meminta perceraian.

5. Punya pengetahuan mendalam mengenai racun

Walaupun menulis cerita misteri yang selalu berlatar pembunuhan, Christie tergolong penulis yang tak suka kekerasan. Kematian di dalam buku-bukunya jarang digambarkan dengan sadis. Detektif-detektifnya juga hampir tak pernah menenteng pistol.

Salah satu 'senjata' pembunuh yang paling sering dia gunakan dalam cerita adalah racun. Perempuan yang sempat bekerja sebagai perawat pada masa Perang Dunia ini memang punya pengetahuan mendalam mengenai racun dan obat-obatan.

6. Juga dikenal sebagai Mary Westmacott

Agatha Christie ternyata sempat menulis novel-novel roman. Sepanjang tahun 1930-1956 dia menerbitkan novel romantis dengan nama pena Mary Westmacott. Mary diambil dari nama tengah Christie. Sementara Westmacott merupakan nama keluarga salah satu kerabatnya.

7. Traveller yang hobi surfing

Walaupun terlihat seperti wanita yang lebih suka duduk diam di rumah dan menulis, nyatanya Christie sangat suka bepergian. Pada tahun 1922, Christie dan suami pertamanya, Archie melakukan perjalanan dari Afrika Selatan sampai Honolulu.

Christie dan suaminya menggemari olahraga surfing atau selancar air. Sejumlah sejarawan bahkan yakin Christie termasuk salah satu peselancar Inggris pertama yang belajar berdiri di atas papan selancar.

8. Benci jadi selebriti

Agatha Christie hidup bak sosialita bersama keluarga dan kawan-kawannya, namun dia tak berniat menjadi selebriti. Christie enggan difoto sebagai penulis. Dia bahkan meminta secara khusus agar fotonya tak dipajang di sampul belakang buku, hal yang biasa pada zaman tersebut. Dia juga tak mau berpidato di depan umum.

9. Gagal jadi perokok

Pada era jazz di tahun 1920-an, merokok dianggap sebagai kebiasaan yang trendy di kalangan sosialita. Tak hanya lelaki, kaum wanita pun merokok demi pergaulan. Namun Agatha Christie tak termasuk di antaranya. Penulis Curtain ini mengaku kalau dirinya sempat mencoba, namun tak pernah bisa mengembangkan kebiasaan merokok karena tak menyukainya.

10. Ketularan cinta arkeologi gara-gara suami

Setelah bercerai dari suami pertamanya, Archie, Christie menikahi Max Mallowan yang seorang arkeolog. Christie mengikuti sang suami dalam ekspedisi arkeologi ke Irak dan Suriah.

11. Beberapa tokohnya terinspirasi oleh orang-orang di sekitar

Hercule Poirot, detektif rekaan Christie terinspirasi dari para penyidik fiktif dari novel lain maupun di kehidupan nyata, antara lain Sherlock Holmes yang metode penyelidikannya dia cela di salah satu novel, Hercule Popeau, Monsieur Poiret, dan Inspector Hanaud.

Namun mengenai sosok Poirot yang eksentrik dan berkebangsaan Belgia, Christie mengaku kalau dirinya mencomot sosok seorang pria asing dengan dandanan aneh yang ditemuinya di stasiun. Karakter Miss Marple diambilnya dari sosok neneknya, Margaret West Miller.

Itulah fakta-fakta unik tentang kehidupan pribadi Agatha Christie, sang ratu kejahatan di dunia literatur.

Rekomendasi