Adi W Taroepratjeka: Rasa kopi itu mirip rendang!

Ada banyak hal menarik yang bisa Anda gali seputar dunia kopi. Yuk simak wawancara seru berikut ini!

Destriyana
Oleh Destriyana - Reporter
Adi W Taroepratjeka: Rasa kopi itu mirip rendang!
coffee. ©2012 Merdeka.com

Pria berkulit sawo matang dan berhidung mancung itu bernama Adi W. Taroepratjeka. Ia mungkin lebih dikenal sebagai presenter Coffee Story, acara bertajuk kopi di sebuah TV swasta. Kini, sosoknya kian diburu seiring dengan mewabahnya budaya ngopi di Indonesia. Berawal dari kesukaannya pada kopi, ia pun serius menggeluti profesi konsultan kopi dengan lisensi coffee tester internasional lho. So, apa sih komentar Mas Adi seputar perkembangan kopi di Indonesia? Sejak kapan suka kopi?Sudah lama sih. Tapi, dulu sempat diprotes orang tua. Kata mereka, saya boleh minum kopi kalau sudah umur 18 tahun. Alasannya apa, saya juga nggak tahu.Apa yang menarik dari kopi?Kopi lebih dari sekadar rasa pahit dan warna hitam. Kita bisa menemukan banyak hal dalam secangkir kopi. Yang terpenting adalah kopi itu media saya buat jalan-jalan.Pernah menemui hal menarik ketika berburu kopi?Pernah. Saya terkejut sekali ketika mencicipi kopi dari Timor-Timur. Biasanya kan, kopi itu punya rasa standar pahit. Ya, standar. Tapi, ini kok rasanya kecut seperti jeruk. Aneh dan di luar pakem!Kenapa rasa kopi bisa bervariasi?Ya jelas. Semua itu tergantung pada banyak faktor. Misalnya, tempat dia ditanam, cara menyangrai, cara menyeduh, dan bahkan cara menyajikannya. Istilahnya, beda RT, beda rasa. Banyak hal yang bisa mempengaruhi cita rasa dari kopi. Kadang-kadang, saya pikir rasa kopi itu seperti rendang. Asinnya ada. Kecutnya ada. Pahitnya ada. Semua rasa jadi satu. Bagaimana perkembangan budaya ngopi di Indonesia?Peminatnya cukup banyak dan semakin meningkat. Tapi, kita nggak hanya harus sok bangga atau pamer. Kita harus tahu apa sih keunggulan kopi Indonesia atau bahkan kekurangannya. Jangan asal bangga dan nggak tahu kalau ditanya ini-itu. Bangga sih boleh, kalau berlebihan jadi nggak sehat. Pernah membandingkan cita rasa kopi luar negeri dan lokal? Iya, pernah. Rasanya beda banget. Kopi luar negeri rasanya bisa stabil dan nggak berubah. Aneh memang. Sebaliknya, rasa kopi Indonesia bisa berubah kapan saja. Kadang saya masih bingung. Kenapa ya? Mungkin dari cara penanaman dan pengemasan.

Demikianlah wawancara singkat Merdeka.com dengan sosok Adi W. Taroepratjeka. Ada banyak hal inspiratif yang bisa kita petik dari sini. Selain itu, Mas Adi juga tak segan berbagi ilmu kopi dengan orang lain lho. Sungguh sebuah pengalaman yang tak terlupakan.

Rekomendasi