Maladewa Manfaatkan Resor Mewah untuk Karantina Pasien Corona

Senin, 16 Maret 2020 19:14 Reporter : Tantri Setyorini
Maladewa Manfaatkan Resor Mewah untuk Karantina Pasien Corona Ilustrasi Maladewa atau Maldives. ©Pixabay/romaneau

Merdeka.com - Maladewa atau Maldives, negara tropis yang terkenal pariwisatanya telah mengambil langkah untuk menangani pandemi corona. Mereka memanfaatkan resor mewah untuk fasilitas karantina bagi pasien Corona.

Pemerintah Kepulauan Maladewa atau Maldives mengumumkan bahwa pihaknya telah membangun resor virus corona pertama di dunia.

1 dari 3 halaman

Resor Fasilitas Karantina Pasien Corona di Villivaru

Melansir dari South China Morning Post, Jumat (13/3/2020), sekitar 50 pekerja dikerahkan untuk membangun hotel mewah untuk mengarantina pasien COVID-19. Fasilitas berbentuk resor itu berada di Pulau Villivaru, Kaafu Atoll. Pembangunan memakan waktu 10 hari saja.

2 dari 3 halaman

Fasilitas Gratis untuk Para Pasien

Sebanyak 30 ruangan mewah tersedia untuk para pasien positif corona dan bisa ditempati tanpa perlu membayar sepeser pun. Kendati demikian, sebagaimana fasilitas karantina, resor ini tak menerima kunjungan publik.

Walau dilabeli mewah, belum ada keterangan soal fasilitas apa saja yang ada di resor karantina tersebut. Hanya terlihat bangunannya didominasi dinding bercat putih dengan pintu-pintu kayu di kanan-kiri lorong.

3 dari 3 halaman

Kasus Positif Virus Corona di Maladewa

kuredu island resort and spa

Kuredu Island Resort & Spa. Kuredu.com

Terhitung Kamis, 12 Maret 2020, pemerintah Maladewa telah mengonfimasi delapan kasus virus corona. Mengutip CNN, Maldives menambah daftar negara yang mengonfirmasi kasus COVID-19 setelah dua karyawan Kuredu Island Resort & Spa dinyatakan positif corona.

Sebagai tindakan preventif, keseluruhan area Kuredu Island Resort & Spa berada dalam status karantina. Semua pengunjung dan pegawai tak boleh meninggalkan tempat sampai ada instruksi selanjutnya.

"Saat ini, tak akan ada penerbangan masuk maupun keluar pulau," begitu bunyi keterangan resmi yang dirilis pihak resor.

Kedua pegawai yang positif corona diketahui baru saja melakukan kontak langsung dengan turis Italia yang ternyata sudah dinyatakan positif COVID-19.

Berdasarkan keterangan Menteri Pariwisata Maladewa, Ali Waheed, semua orang yang kontak dengan dua orang tersebut tengah berada dalam karantina dan akan terus dipantau kondisinya dalam dua minggu ke depan.

Kasus positif corona juga ditemukan di Sandies Bathala Resort, di mana lokasi ini juga tengah diisoloasi. Pemerintah setempat sudah melarang penumpang yang asli berasal dari talia maupun sempat transit di sana dalam kurun waktu 14 hari memasuki Maladewa atau Maldives.

Reporter: Asnida Riani
Sumber: Liputan6.com [tsr]

Baca juga:
Jalan Raya di Qatar Baru Dicat Warna Biru, Kenapa?
Tak Kalah Megah dari Piramida Agung Giza, Mesir Juga Punya Piramida Berwarna Merah
Lengang, Potret Pariwisata Thailand yang Lesu Karena Wabah Corona
Gunung Mihara, Tempat Bunuh Diri di Jepang yang Bahkan Lebih Seram dari Aokigahara
Menengok Taman Labirin Terluas di Dunia dengan Rute Terpanjang Mencapai 9 Kilometer

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini