Lephet thoke, salad daun teh ala Myanmar
Merdeka.com - Di Myanmar, para wisatawan bisa menikmati keindahan alam yang asri dan sekaligus mencicipi beragam kuliner yang menggugah selera.
Lephet adalah salah satu kuliner khas yang paling mudah dijumpai saat kita berlibur ke negara yang dulu disebut Burma itu. Lephet - olahan daun teh yang telah difermentasi - biasanya dihidangkan sebagai makanan penutup atau disajikan dalam bentuk lephet thoke, salad acar daun teh.
Untuk membuat hidangan ini, acar daun dicampur dengan irisan daun kol, tomat, kacang goreng, dan kacang polong, minyak bawang putih, irisan cabai dan bawang putih.
Hidangan unik ini bisa disajikan sebagai camilan dan makanan pembuka. Atau jika mau, Anda bisa menyantapnya dengan sepiring nasi yang masih hangat. Mantap!
Menariknya, hidangan salad daun teh ini juga memiliki efek stimulan, seperti yang biasa kita temukan pada kafein. Sebab, makan terlalu banyak lephet thoke dapat membuat tubuh terjaga di malam hari, demikian dilansir CNNGo. (mdk/des)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya