Keindahan Lebanon dari Balik Lensa, Jauh Lebih Indah daripada Reputasinya
Merdeka.com - Dari tahun 1975 hingga 1990, Lebanon dilanda perang sipil akibat konflik antara umat Kristen dan Organisasi Pembebasan Muslim Palestina. Sebanyak 120000 jiwa terenggut di dalam konflik, sementara lebih dari sejuta warga mengungsi ke negara lain.
Setelah perang saudara berakhir, Lebanon kembali berbenah. Namun di tahun 2010 negara ini kembali berada di tengah konflik, kali ini akibat perang di Suriah yang merupakan negara tetangganya.
Lebanon kini lebih identik dengan citra sebagai negara konflik, sementara negara ini masih menyisakan kecantikan alamnya bagi para turis. Berikut ini Rami Rizk, seorang fotografer kelahiran Lebanon mencoba menunjukkan keindahan kampung halamannya kepada dunia. Lewat foto-foto pemandangan Lebanon yang ternyata jauh lebih indah daripada reputasinya.

Pemandangan Lebanon ©2019 Rami Rizk
Pepohonan yang dari jauh terlihat seperti brokoli ini adalah ciri khas bukit-bukit di Bkassine. Hutan dan bukit-bukit ini berada di dalam wilayah Al Janub.

Pemandangan Lebanon ©2019 Rami Rizk
Foto di atas adalah Masjid Mohammed Al Amine yang terkenal. Kadang juga disebut Blue Mosque alias Masjid Biru berkat warna kubahnya yang khas. Masjid berdiri di pusat kota Beirut yang sempat menyandang julukan Parisnya Timur Tengah.

Pemandangan Lebanon ©2019 Rami Rizk

Pemandangan Lebanon ©2019 Rami Rizk
Para pemain ski berlomba menyusuri salah satu jalur di Mzaar Kfardebian yang merupakan area ski di Lebanon dan resor ski terbesar di Timur Tengah. Tempat ini bisa ditempuh dengan satu jam perjalanan ke timur laut Beirut.

Pemandangan Lebanon ©2019 Rami Rizk
Danau-danau hijau ini merupakan buatan manusia yang ada di desa Falougha, Lebanon tengah. Dibuat untuk menampung air hujan, namun justru menciptakan pemandangan alam yang indah.

Pemandangan Lebanon ©2019 Rami Rizk
Gambar di atas adalah pemandangan Taman Horsch yang diambil dari ketinggian. Ini adalah taman kota terbesar yang dimiliki Beirut. Meliputi 300.000 meter persegi ruang hijau yang juga berfungsi sebagai paru-paru kota. Taman ini sempat rusak pada masa perang saudara.

Pemandangan Lebanon ©2019 Rami Rizk
Gambar di atas menunjukkan kolam renang di antara perbukitan desa Hamat di Lebanon utara. Desa ini adalah rumah bagi kuil bersejarah dan biara Our Lady of Nourieh. Di sini salah satu komunitas Kristen pertama didirikan.

Pemandangan Lebanon ©2019 Rami Rizk

Pemandangan Lebanon ©2019 Rami Rizk
Gambar selanjutnya menunjukkan air terjun menakjubkan di kota Jezzine. yang juga dikenal sebagai Kota Air Terjun. Gambar berikutnya lagi menyoroti suasana musim gugur di Laqlouq, sebuah desa pegunungan kecil di utara negara itu.
(mdk/tsr)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya