Keindahan Air Terjun Coban Sriti nan Megah dan Perawan di Lumajang

Jumat, 15 Februari 2019 02:00 Reporter : Tantri Setyorini
Keindahan Air Terjun Coban Sriti nan Megah dan Perawan di Lumajang Coban Sriti. ©Instagram/joeadimara_

Merdeka.com - Lumajang bukan cuma terkenal dengan Tumpak Sewu yang megah itu. Kota ini masih punya banyak air terjun yang juga indah, hanya saja belum setenar Tumpak Sewu. Salah satunya adalah Coban Sriti yang tak kalah megah.

Letaknya di Dusun Pronojiwo, Desa Pronojiwo, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, Provinsi Jawa Timur. Curahan air terjun ini bersumber dari aliran Sungai Glidik dan Besukbang yang kadang juga disebut dengan nama Sungai Lengkong.

Coban Sriti ©Instagram/didin_emelu/abrahamyusuff


Air Terjun Coban Sriti juga dikenal dengan nama Coban Wolu. Dinamakan Coban Sriti karena berada di kaki Gunung Kukusan Sriti. Sementara nama Coban Wolu disematkan kepadanya karena perlu menyeberangi sungai hingga delapan kali untuk mencapai air terjun ini.

Coban Sriti ©Instagram/fahmiadimara


Air Terjun Coban Sriti terletak di ketinggian 600 meter deri permukaan laut. Tinggi total air terjun diperkirakan mencapai 120 meter, meskipun belum pernah dilakukan pengukuran secara seksama. Jika estimasi ini akurat, tak diragukan lagi Coban Sriti merupakan salah satu air terjun tertinggi yang dimiliki Indonesia.

Coban Sriti ©Instagram/by_ewold


Coban Sriti tampak begitu megah karena dilingkari tebing hijau yang menjulang di ketinggian 150 meter. Sebenarnya tempat ini masih belum dikelola secara profesional sebagai tempat wisata. Alasannya adalah akses yang sulit dan risiko banjir lahar dari Gunung Semeru. Walaupun begitu semakin banyak wisatawan yang berdatangan untuk menikmati keindahannya secara langsung.

Coban Sriti ©Instagram/joeadimara_


Curahan air dari Coban Sriti sangat deras, mengingat debit air yang besar dan ketinggiannya. Karena itulah wisatawan tidak disarankan untuk mandi di bawah guyuran air terjun.

Butuh stamina yang prima untuk mencapai Coban Sriti. Penyebarangan sungai dilakukan dalam kondisi melawan arus selama lebih dari satu setengah jam. Arusnya pun cukup ganas bagi orang dewasa sekali pun. [tsr]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini