Jakarta Aesthetic Clinic raih penghargaan internasional di Bangkok

Jumat, 17 Agustus 2018 09:10 Reporter : Syakur Usman
Jakarta Aesthetic Clinic raih penghargaan internasional di Bangkok JAC dapat penghargaan internasional. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Jakarta Aesthetic Clinic (JAC) meraih penghargaan internasional sebagai juara 2 klinik dengan jumlah pasien terbanyak se-Asia Pasifik, kategori B, untuk "Perawatan Kombinasi Ultherapy dan Injeksi Filler, serta Botoks”. Penghargaan itu diberikan di event Golden Record Awards 2018 dari Merz Aesthetics di Bangkok, Thailand, baru-baru ini.

JAC-Indonesia, hanya kalah dari Hong Kong yang berada di peringkat pertama. Ini sebuah kado manis untuk Republik Indonesia di bulan kemerdekaan tahun ini.

Semua pencapaian JAC ini tidak lepas dari visi, misi, dan komitmen pendirinya, dr. Olivia Ong. Dia ingin semua yang dilakukannya dapat berdaya guna bagi banyak pihak, termasuk memajukan ilmu kedokteran aestetika di Indonesia. Para terapis dan jajaran dokter yang membantu di klinik, misalnya, dipastikan memiliki skill atau kemampuan mumpuni untuk membantu pasien yang datang ke JAC.

Dr Olivia Ong menjelaskan, kedokteran estetika adalah ilmu spesial, karena dokter estetika tidak hanya harus pintar, memiliki pengetahuan kedokteran luas, tapi juga harus memiliki jiwa seni. Pada akhirnya dapat menyalurkan seni tersebut pada obyek hidup, yakni wajah dan tubuh seseorang.

"Hal seperti ini menggabungkan profesionalisme dan pelayanan sepenuh hati, tidak mungkin terjadi dalam waktu yang sebentar. Tapi keuletan seluruh tim di JAC, yang secara bersama-sama membangun budaya ini, perlahan tapi pasti memberi bukti," ujar dr Olivia di Jakarta, kemarin.

Pada tahun ini pula JAC meraih penghargaan nasional, yakni juara 1 klinik dengan pasien terbanyak se-Indonesia untuk “Perawatan Ultherapy” (Ultherapy Award) 2018 dari Merz Aesthetics. Prestasi ini mengulangi prestasi serupa di tahun lalu. Capaian berturut-turut ini menunjukkan bahwa JAC memperoleh tingkat kepercayaan tersendiri dari para pasiennya. Ini membuat JAC makin bersemangat untuk terus berada sejajar dengan negara-negara maju, yang memiliki standar kedokteran estetika tinggi.

Dengan demikian, dia berharap masyarakat Indonesia menyadari tidak perlu lagi ke luar negeri hanya untuk mendapatkan pelayanan estetika berstandar tinggi. Sebab JAC adalah bukti, bahwa Indonesia mampu bersaing dalam hal memiliki klinik estetika dengan teknologi canggih, memiliki dokter yang mumpuni, serta profesionalisme tinggi.

“Banyak masyarakat yang tidak tahu, selama ini seluruh tim dokter di JAC banyak membantu memperbaiki hasil pekerjaan estetika yang kurang dari pekerjaan beberapa dokter luar negeri, yang tentu saja bukan itu yang kami harapkan. Andai sejak awal mereka mampu mengenali kekuatan seluruh tim dokter di JAC," pungkas dr Olivia. [sya]

Topik berita Terkait:
  1. Dokter Kecantikan
  2. Jakarta
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini