Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ini 2 Posisi Tidur yang Tepat agar Jerawat Jauh-Jauh dari Wajah

Ini 2 Posisi Tidur yang Tepat agar Jerawat Jauh-Jauh dari Wajah Ilustrasi tidur. ©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - Banyak faktor yang bisa menyebabkan jerawat pada wajah. Pemicunya bisa jadi berbeda buat setiap orang. Namun salah satu faktor yang perlu diperhatikan adalah posisi tidur, sebab hal ini ternyata juga bisa menjadi biang keladi jerawat.

Menurut studi dari UK Sleep Assesment and Advisoy Service, beberapa kebiasaan tidur sangat buruk bagi kulit kita. Penelitian ini menemukan bahwa mayoritas orang tidur dengan posisi tengkurap dapat menyebabkan jerawat mechanica atau jerawat yang disebabkan oleh gesekan dan tekanan berlebihan pada kulit. Sebab tidur tengkurap memberi beban terlalu banyak pada kulit kita karena posisi tubuh kita.

Posisi tidur yang buruk tidak hanya menyebabkan flek, tetapi juga menyebabkan kulit keriput dan bengkak. Lalu posisi tidur seperti apa yang membuat kulit wajah sehat dan bebas dari jerawat? Berikut ini selengkapnya, seperti yang dilansir dari The Get Gloss.

1. Tidur Telentang

ilustrasi tidur©Pixabay/StockSnap

Menurut facialist, Su-Man, posisi tidur terlentang merupakan posisi yang baik untuk kesehatan kulit. Tidur telentang adalah cara terbaik untuk mencegah kerutan di wajah dan leher karena mencegah kulit 'terlipat' oleh bantal dan linen bermotif. Ini terutama terjadi ketika kamu bertambah tua karena kulit telah mengurangi kolagen.

“Kolagen memungkinkan kulit Anda kembali ke bentuk semula, jadi anggap saja seperti kasur kamu yang menjadi kurang elastis dan kencang saat Anda lebih banyak tidur di atasnya,” ujarnya.

Selain itu, pelatih tidur ahli olahraga Nick Littlehales mengatakan tidur dengan cara ini dapat menjaga punggung dan leher sejajar sehingga bisa membuat tubuh menjadi rileks.

“Faktor-faktor ini dapat membuat tidur kita jauh lebih berkualitas di malam hari. Berbaring telentang juga membuat kita merasa terbuka dan menjaga otak kita dalam keadaan siaga tinggi,” tutur dia.

2. Tidur Menyamping

011 tantri setyorini

©Pixabay

Ahli bedah tulang belakang Dr. Ken Hansraj menyatakan mengapa tidur miring sangat dianjurkan bagi perempuan hamil. Sebab, posisi ini yang paling tidak menimbulkan tekanan untuk tulang belakang.

“Selain itu, perempuan juga harus melihat bantal kehamilan khusus untuk diletakkan di antara lutut untuk menghilangkan tekanan tambahan pada tulang belakang saat tidur,” sarannya.

Kendati demikian, tidur miring mungkin sedikit berdampak pada kulitmu. Untuk mengurangi efek negatifnya, Su-Man merekomendasikan untuk mencari bantal yang lebih tinggi dan menggunakan bantal berbahan sutra.

“Jika kamu tidur miring, pastikan bantal sedikit lebih tinggi dan tidak ada celah antara leher dan bahu mu. Dengan cara ini kamu melawan kekuatan tarik ke bawah,” pungkas Su-Man.

Reporter: Hilda IrachSumber: Fimela.com

(mdk/tsr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP