Indahnya bunga 'plum menangis' sambut musim semi di Suzuka, Jepang

Selasa, 21 Maret 2017 18:04 Reporter : Tantri Setyorini
Pemandangan ume mekar di Suzuka Forest Garden, Jepang. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Kota Suzuka yang terletak di Prefektur Mie, Jepang tengah tak hanya memiliki sirkuit F1 yang mendunia. Kota ini juga memiliki kecantikan alam yang menampakkan diri setiap musim semi, yaitu pohon-pohon ume yang berbunga lebat. Tahun ini, ume di Suzuka kembali mewarnai musim semi di Jepang. Warga kota bisa menikmatinya sepanjang hari, bahkan setelah malam tiba.

Dilansir Rocketnews24, pohon-pohon ume di Suzuka Forest Garden tengah ditumbuhi bunga. Ume adalah sebutan orang Jepang untuk plum. Bulan Maret ini, ranting dan cabang pohon di taman kota telah dipenuhi bunga berwarna merah muda.

Pemandangan ume mekar di Suzuka Forest Garden, Jepang. 2017 Twitter/@Phon_photograph

Pemandangan ume mekar di Suzuka Forest Garden, Jepang. 2017 Twitter/@Phon_photograph

Pemandangan ume mekar di Suzuka Forest Garden, Jepang. 2017 Twitter/@kuro_pnd58

Untuk pertama kalinya, Suzuka Forest Garden dibuka untuk umum sampai malam hari. Jadi warga kota dan wisatawan bisa menikmati keindahan bunga plum di bawah siraman cahaya rembulan. Beberapa pohon sengaja diterangi dengan lampu, sehingga menimbulkan ilusi seolah plum bercahaya layaknya kembang api.

Pemandangan ume mekar di Suzuka Forest Garden, Jepang. 2017 Twitter/@scarecrow2423

Pemandangan ume mekar di Suzuka Forest Garden, Jepang. 2017 Twitter/@kuro_pnd58

Taman kota dibuka sejak tahun 2014 dan ditanami lebih dari 200 pohon shidare ume atau 'plum yang menangis'. Jika dilihat sekilas bunganya memang tampak seperti tetesan air. Bunga-bunga ume ini menjadi hiburan warga sembari menanti musim bunga sakura tiba. [tsr]

Topik berita Terkait:
  1. Jepang
  2. Travel
  3. Wanita Merdeka
  4. Jakarta
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini