Harga Tiket Pesawat Turun, Cek Dulu Lima Fakta Ini

Kamis, 1 Agustus 2019 18:42 Reporter : Syakur Usman
Harga Tiket Pesawat Turun, Cek Dulu Lima Fakta Ini Ilustrasi tiket pesawat. ©Shutterstock.com/RAGMA IMAGES

Merdeka.com - Melambungnya harga tiket pesawat untuk penerbangan domestik bikin masyarakat Indonesia pusing. Pemerintah Indonesia pun diminta segera mengambil langkah kebijakan. Rapat koordinasi diadakan antara Menteri PerhubunganBudi Karya Sumadi; Menteri Koordinator Bidang PerekonomianDarmin Nasution; Deputi Bidang Usaha Jasa Keuangan, Jasa Survey, dan Konsultan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Gatot Trihargo; dan Komisaris Utama PT Garuda Indonesia Tbk Sahala Lumban Gaol.

Hasil rapat tersebut, pemerintah memutuskan menurunkan Tarif Batas Atas (TBA) tiket pesawat sebesar 12-16 persen. Namun, penurunan harga tiket pesawat ini disertai dengan beberapa fakta yang cukup penting untuk diketahui.

Tertuang resmi dalam Keputusan Menhub

Langkah untuk menurunkan TBA tiket pesawat tersebut tertuang secara resmi pada Keputusan Menhub (KM) No 106 Tahun 2019. Keputusan ini untuk menggantikan KM No 72 Tahun 2019 tentang Tarif Batas Atas Penumpang Pelayanan Kelas Ekonomi Angkutan Udara Niaga Berjadwal Dalam Negeri. Menhub Budi Karya Sumadi yang menandatangani keputusan tersebut pada 15 Mei 2019.

Sebenarnya, tarif tiket pesawat yang naik tersebut tidak melanggar TBA dari Kemenhub. Namun, tingginya keluhan dari masyarakat mendorong pemerintah melakukan evaluasi terhadap harga tiket pesawat yang dirasa terlalu mahal. Bahkan komplain ini ternyata juga datang dari sektor pariwisata seperti perhotelan.

Berlaku untuk penerbangan kelas ekonomi dan domestik

Perlu digarisbawahi bahwa penurunan TBA tiket pesawat sebesar 12-16 persen tidak berlaku untuk seluruh jenis penerbangan. Namun, hanya untuk penerbangan dengan destinasi domestik yang disediakan oleh maskapai penerbangan murah atau low cost carrier (LCC). Keputusan ini diambil agar tidak memberatkan kinerja keuangan maskapai penerbangan.

Apabila dihitung, rata-rata penurunan TBA tersebut mencapai angka 15 persen. Penurunan ini memperhitungkan aspek keselamatan penerbangan. Selain untuk penerbangan kelas ekonomi dan destinasi domestik, penurunan TBA juga hanya berlaku pada pesawat kelas ekonomi jenis jet. Jadi, pesawat jenis propeller tidak mengalami penurunan TBA tiket pesawat.

Hanya berlaku pada waktu tertentu

Demi optimasi kinerja keuangan maskapai penerbangan pula, penawaran tiket pesawat murah tidak dilakukan setiap hari. Kebijakan ini hanya berlaku pada waktu-waktu tertentu, yaitu Selasa, Kamis, dan Sabtu selama pukul 10.00 hingga 14.00 waktu setempat. Pada periode waktu tersebut, kabarnya ada kurang lebih 11.626 kursi yang disediakan oleh maskapai penerbangan.

Maskapai penerbangan Garuda Indonesia menawarkan 3.348 kursi dengan tiket murah untuk jadwal penerbangan Selasa, Kamis, dan Sabtu. Sedangkan sebanyak 8.278 sisa kursi merupakan milik Lion Air. Maskapai penerbangan berlogo singa merah ini diminta untuk menurunkan harga tiket pesawat pada 146 penerbangan per harinya.

Pemberian insentif PT Angkasa Pura II

Penurunan harga tiket pesawat juga didukung oleh pemangku kepentingan penerbangan lainnya. Contohnya, PT Angkasa Pura II (Persero) akan memberikan insentif hingga Desember 2019 dengan kemungkinan bisa dievaluasi kembali nanti.

Direktur Utama Angkasa Pura II, Muhammad Awaludiin, mengatakan pemberian insentif diharapkan bisa berdampak langsung pada penurunan biaya operasional maskapai penerbangan. Namun, insentif yang diberikan hanya untuk jadwal-jadwal yang ditentukan.

Masih bisa dapat tiket murah dengan memanfaatkan teknologi

Meski mungkin penurunan harga tiket pesawat belum diterapkan secara menyeluruh, masyarakat Indonesia sebetulnya tetap bisa mencari celah untuk mendapatkan tiket pesawat murah. Caranya, memaksimalkan teknologi. Saat ini tersedia berbagai platform yang memungkinkan masyarakat memantau harga tiket pesawat murah, tidak terkecuali Traveloka.

Traveloka bahkan menyediakan fitur Price Alert, yang mana masyarakat bisa mengatur batasan harga tiket pesawat yang dikehendaki, destinasi, dan tanggal keberangkatan. Saat muncul tiket pesawat dengan kriteria yang diatur, Traveloka pun mengirimkan notifikasi. Fitur Price Alert meningkatkan kenyamanan masyarakat dalam membeli tiket online di Traveloka.

Saat ini masyarakat Indonesia memang belum bisa berbuat banyak terkait kenaikan harga tiket pesawat. Namun, dengan memanfaatkan teknologi seperti fitur Price Alert dari Traveloka, mendapatkan tiket pesawat dengan harga sesuai bujet tidaklah mustahil untuk diwujudkan. [sya]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini