6 Ciri sarden dan makarel kalengan aman dan berkualitas

Kamis, 29 Maret 2018 17:53 Reporter : Tantri Setyorini
Ilustrasi sarden kalengan. © Istimewa

Merdeka.com - Maraknya berita tentang sarden kalengan mengandung cacing pasti membuat banyak orang khawatir. Mungkin tak sedikit yang memutuskan untuk berhenti mengonsumsi sarden kalengan sama sekali. Padahal tak semua sarden dan makarel kalengan tidak higienis, apalagi sampai mengandung cacing.

Jika kamu ingin membeli sarden kaleng dan makarel kaleng yang bagus, simak poin-poin berikut. Jangan terpaku pada harga mahal, karena itu tidak selalu menjamin kualitas ikan yang digunakan. Biasanya yang menentukan harga ini cuma besarnya potongan ikan dan panjang rantai distribusi saja.

Kaleng belum penyok

Jangan sekali-sekali membeli sarden kaleng dan makarel kaleng yang kemasannya sudah penyok, apalagi tidak utuh. Kaleng yang sudah tak bagus jelas sudah berkurang pula kualitasnya dalam mengawetkan makanan.

Kaleng belum berkarat

Selain tidak penyok, kaleng sarden kaleng dan makarel kaleng juga tidak boleh berkarat. Logam karet yang sudah berkarat berarti sudah teroksidasi. Bisa jadi bagian dalamnya pun demikian, sehingga mempengaruhi kualitas ikan di dalamnya.

Kaleng disimpan di suhu ruangan

Makanan kaleng paling baik disimpan pada suhu ruangan. Suhu tinggi membuat bahan makanan di dalamnya cepat rusak. Sementara suhu rendah seperti di lemari es bisa membuat kaleng cepat berkarat.

Potongan ikan masih utuh

Sarden kaleng dan makarel kaleng yang bagus memiliki potongan ikan yang relatif utuh. Jika ikan di dalamnya sudah hancur, sebaiknya jangan dikonsumsi.

Tidak ada aroma mencurigakan

Selain potongannya yang masih utuh, ikan yang masih layak konsumsi juga tidak mengeluarkan aroma mencurigakan.

Untuk produk impor, perhatikan asal dan tempat pengemasan

Pada ikan kaleng impor, tak jarang sumber bahan baku dan tempat pengalengannya berasal dari dua negara yang berbeda. Ikan dari Alaska bisa saja dikemas di Thailand demi mengejar biaya tenaga kerja yang murah. Ikan yang sudah melalui proses panjang dan lama seperti ini tentu lebih berisiko daripada ikan segar yang segera diolah dan dikemas.

Itulah ciri-ciri sarden kaleng dan makarel kaleng yang memiliki kualitas. [tsr]

Topik berita Terkait:
  1. Kuliner Unik
  2. Top List
  3. Jakarta
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini