6 Cara menyampaikan kisah inspiratif
Merdeka.com - Kebanyakan orang sangat peduli tentang hal-hal yang dapat menyentuh dan menginspirasi mereka. Banyak dari kita bahkan sering membuat keputusan berdasarkan emosi, dan kemudian mencari fakta-fakta yang dapat mendukung keputusan tersebut. Oleh karena itu, setiap pengusaha disarankan untuk mempelajari cara menyusun cerita dari pengalaman pribadi mereka. Ingin tahu caranya? Berikut adalah enam prinsip dasar untuk menceritakan kisah yang tepat, pada waktu yang tepat, dan dengan cara yang benar, seperti dilansir Forbes.
1. Pilih cerita yang tepat untuk audiens yang tepat
Hal terpenting yang perlu Anda lakukan adalah dengan membuat pendengar merasa tertarik pada cerita Anda dibanding berusaha tampil menarik. Apa yang penonton inginkan dan butuhkan? Berbekal wawasan ini, Anda dapat menyusun cerita yang tepat untuk audiens yang tepat.
2. Pilih waktu yang tepat saat pendengar fokus
Mengenal audiens juga berarti mencari tahu tempat dan waktu di mana mereka akan paling reseptif dan tunduk setidaknya untuk gangguan tertentu. Tunggu sampai mereka memberikan perhatian penuh pada Anda. Oleh karenanya, Anda perlu melihat, mendengarkan, dan menemukan konteks yang tepat agar cerita Anda bisa berdampak optimal.
3. Menemukan sumber bahan untuk cerita yang baik
Bahan cerita yang paling efektif berasal dari pengalaman pribadi yang kerap diresapi dengan perasaan pribadi dan emosi.
4. Pastikan perkataan Anda menunjukkan emosi
Setiap cerita membutuhkan sesuatu yang dapat menggerakkan emosional pendengar yang akhirnya membuat mereka mengikuti ajakan Anda.
5. Membuat pengalaman cerita interaktif
Anda dapat membuat cerita jadi lebih berkesan dengan meminta masukan atau tanggapan selama Anda bercerita, atau setidaknya mendapatkan interaksi emosional. Melibatkan penonton secara fisik atau verbal, membuat mereka merasa ikut menjadi bagian dari cerita Anda.
6. Melibatkan indera audiens
Para ilmuwan mengatakan bahwa kata-kata hanya bagian terkecil dari komunikasi manusia. Mayoritas adalah nonverbal, lebih dari setengahnya berdasarkan apa yang orang lihat dan lebih dari sepertiganya ditularkan melalui nada suara. Semakin penonton merasa larut dalam cerita, semakin positif reaksi terhadap cerita yang Anda sampaikan.
Inilah enam cara untuk membuat cerita Anda menjadi lebih berkesan dan dapat menginspirasi banyak orang. Selamat mencoba! (mdk/des)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya