Beginilah suasana serangkaian tradisi ritual Ngunying. Potret ini diambil oleh salah seorang fotografer ternama Ernst Haas pada tahun 1956 silam.
Sejarah Indonesia
Beginilah suasana serangkaian tradisi ritual Ngunying. Potret ini diambil oleh salah seorang fotografer ternama Ernst Haas pada tahun 1956 silam.
"Ngunying atau Ngurek dalam tarian Rangda di Batubulan, Gianyar," tulis keterangan yang dipaparkan dalam unggahan akun.
Perlu diketahui bahwa Ngunying merupakan salah satu tradisi yang masih bertahan dan dilakukan oleh masyarakat Pulau Dewata. Tentu saja, ritual ini memiliki kaitan yang erat dengan agama yang dipercaya oleh masyarakat Bali sebagai wujud nyata pengabdian kepada Sang Hyang Widhi Wasa.
Melansir dari dapobas.kemdikbud.go.id, Ngurek merupakan tradisi ekstrem untuk dilakukan. Seseorang yang menjalani ritual akan berusaha menyakiti dirinya dengan cara menusuk diri menggunakan media keris.
Namun perlu dipahami, bahwa seseorang yang melakukan ritual ini tidak dalam keadaan sadar, namun kerasukan. Maka dari itu, bisa dipastikan ia tidak akan merasakan rasa sakit. Seperti namanya, Ngurek ini berasal dari kata 'Urek' yang mempunyai arti melobangi atau menusuk.
Penumpang WNA diduga diperas oleh sopir taksi tersebut dan rekan perempuannya yang ingin membantu malah mendapatkan intimidasi.
Baca Selengkapnya
Momen Hari Lahir Pancasila dimanfaatkan warga Buleleng untuk menggelar aksi Bersih Sungai Buleleng di Kelurahan Penarukan, berhasil mengumpulkan 187 kg sampah anorganik. Simak selengkapnya!
Baca Selengkapnya
Pemerintah Provinsi Bali menggelar Bulan Bung Karno 2026 dengan tema 'Kawya Atma Kerthi', menghidupkan kembali semangat proklamator melalui berbagai lomba kreatif edukatif. Simak detailnya!
Baca Selengkapnya
Menteri Pariwisata (Kemenpar) Widiyanti Putri Wardhana menegaskan urgensi prinsip ESG untuk memperkuat daya saing dan transformasi pariwisata berkelanjutan Indonesia. Bagaimana implementasinya?
Baca Selengkapnya
Gubernur Bali Wayan Koster mencatat PHR Bali naik signifikan hingga Rp2,89 triliun pada 2026, meskipun diterpa isu konflik Timur Tengah dan penurunan kunjungan wisman, menunjukkan ketahanan sektor pariwisata Pulau Dewata.
Baca Selengkapnya
Pemerintah Indonesia serius menggenjot diversifikasi investasi pariwisata ke berbagai daerah di luar Bali. Langkah ini bertujuan pemerataan pembangunan dan optimalisasi potensi destinasi baru.
Baca Selengkapnya
Peringatan 100 Tahun Jam Gadang di Bukittinggi pada Juni 2026 menjadi momentum penting untuk merefleksikan hubungan RI-Belanda, memperkuat identitas Minangkabau, dan mempromosikan pariwisata daerah.
Baca Selengkapnya
Kementerian Pariwisata membuka peluang besar bagi investor untuk mengembangkan Investasi Pariwisata Luar Bali, bertujuan pemerataan ekonomi dan keberlanjutan sektor pariwisata Indonesia.
Baca Selengkapnya
Polda Bali siagakan Tim Urai Kemacetan selama libur panjang akhir pekan ini. Langkah strategis ini untuk memastikan keamanan dan kelancaran lalu lintas di Bali.
Baca SelengkapnyaKorban saat itu sedang berenang di pantai bersama temannya ketika dihantam ombak besar.
Baca SelengkapnyaTidak sedikit wisatawan yang akhirnya mencari alternatif yang lebih praktis dan ekonomis untuk mengirimkan barang mereka ke kota maupun negara asal.
Baca Selengkapnya
Menjelang Waisak 2570 BE, Pemkab Badung menyalurkan Bansos Waisak Rp2 juta kepada 210 KK umat Buddha di Badung. Ini wujud komitmen toleransi dan dukungan perayaan hari raya.
Baca Selengkapnya