Presiden SBY (tengah) didampingi Mendikbud M. Nuh saat menghadiri sidang terbuka dalam rangka Dies Natalis ke-50 Institut Pertanian Bogor (IPB), di Kampus Dramaga, Bogor, Jawa Barat, Jumat (20/12).
IPB
Presiden SBY (tengah) didampingi Mendikbud M. Nuh saat menghadiri sidang terbuka dalam rangka Dies Natalis ke-50 Institut Pertanian Bogor (IPB), di Kampus Dramaga, Bogor, Jawa Barat, Jumat (20/12).
Presiden SBY saat dipersilakan naik ke atas mimbar untuk memberikan sambutan dalam sidang terbuka Dies Natalis ke-50 Institut Pertanian Bogor (IPB), di Kampus Dramaga, Bogor, Jawa Barat, Jumat (20/12).
Presiden SBY menyampaikan orasi ilmiah saat berkesempatan naik ke mimbar dalam acara Dies Natalis ke-50 Institut Pertanian Bogor (IPB), di Kampus Dramaga, Bogor, Jawa Barat, Jumat (20/12).
Dalam orasinya, Presiden SBY mengangkat tema besar 'Arah Pengembangan IPB untuk Mendukung Peran Indonesia dalam Agenda Pembangunan Global Pasca MDGs'.
Suasana Dies Natalis ke-50 Institut Pertanian Bogor (IPB) yang digelar di Graha Widya Wisuda (GWW) Kampus Dramaga, Bogor, Jawa Barat, Jumat (20/12).
"Saat dunia tengah mengalami gejolak dan krisis ekonomi berskala luas. Kita sadar bahwa di era globalisasi ternyata dunia tidak selalu aman dan justru mudah mengalami goncangan," ungkap Presiden SBY saat orasi di atas mimbar Dies Natalis IPB.
Presiden SBY menerima buku Sejarah Kelahiran IPB:Lembaga Pendidikan Tinggi Ilmu-Ilmu Pertanian Tertua di Indonesia dari Rektor IPB Herry Suhardiyanto.
Presiden SBY didampingi Ibu Ani memberikan salam kepada hadirin Dies Natalis ke-50 Institut Pertanian Bogor (IPB), di Kampus Dramaga, Bogor, Jawa Barat, Jumat (20/12).
Ekspresi Presiden SBY didampingi Ibu Ani saat memberikan salam kepada hadirin usai Dies Natalis ke-50 Institut Pertanian Bogor (IPB), di Kampus Dramaga, Bogor, Jawa Barat, Jumat (20/12).
Bappenas menegaskan transformasi menuju ekonomi hijau bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan strategis Indonesia untuk memastikan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan dan perlindungan lingkungan di tengah ancaman perubahan iklim.
Baca Selengkapnya
Kepala Bappenas Rachmat Pambudy menekankan pentingnya hilirisasi sawit yang berfokus pada inovasi produk berbasis riset dan teknologi untuk nilai tambah ekonomi nasional.
Baca Selengkapnya
Ikan sapu-sapu yang berasal dari perairan yang terkontaminasi tidak layak untuk dikonsumsi.
Baca Selengkapnya
Pemerintah Kabupaten Lebak berencana mencetak sawah baru seluas 217 hektare pada tahun 2026. Inisiatif Cetak Sawah Baru Lebak ini bertujuan mendukung swasembada pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani.
Baca SelengkapnyaLangkah ini diambil sebagai bentuk penegakan disiplin sekaligus respons atas laporan yang beredar di lingkungan kampus.
Baca Selengkapnya
Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) dan IPB berhasil menyukseskan Panen Padi Gogo Nusantara seluas 20 hektare di Muara Jawa, Kutai Kartanegara, menghasilkan beras berkualitas tinggi.
Baca Selengkapnya
Akademisi IPB menilai penerapan teknik biointensif berpotensi besar menekan biaya produksi pertanian bagi petani gurem di tengah gejolak global dan ancaman El Nino, tanpa mengurangi hasil panen. Temukan bagaimana solusi ini dapat menjaga keberlangsungan p
Baca Selengkapnya
Berawal dari pantauan media sosial, peneliti berhasil mengungkap spesies hibrida alami baru Nepenthes xtaringkecil di Kalimantan Barat, predator bergigi kecil yang unik.
Baca Selengkapnya
Guru Besar IPB menegaskan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) adalah bagian integral dari pendidikan, bukan beban, serta krusial untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia bangsa.
Baca Selengkapnya
Guru Besar IPB Didin S. Damanhuri menekankan pentingnya pengelolaan Dapur MBG UMKM oleh pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah untuk mewujudkan pemerataan ekonomi dan keadilan sosial. Simak selengkapnya!
Baca Selengkapnya
Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah menggandeng IPB mengembangkan inovasi Budidaya Kepiting Bakau Bangka Tengah melalui 'Apartemen Kepiting' untuk mengatasi kelangkaan stok dan meningkatkan ekonomi masyarakat pesisir.
Baca SelengkapnyaInisiatif ini merupakan komitmen jangka panjang Musim Mas dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia dan pendidikan berkelanjutan di Indonesia.
Baca Selengkapnya