Pemilik PT Hardaya Inti Plantation (HIP) dan PT Citra Cakra Murdaya (CCM), Siti Hartati Tjakra Murdaya, saat menjalani sidang lanjutan dengan agenda mendengarkan keterangan saksi karyawannya di Pengadilan Tipikor, Jakarta Selatan, Kamis (6/12).
Suap Bupati Buol
Pemilik PT Hardaya Inti Plantation (HIP) dan PT Citra Cakra Murdaya (CCM), Siti Hartati Tjakra Murdaya, saat menjalani sidang lanjutan dengan agenda mendengarkan keterangan saksi karyawannya di Pengadilan Tipikor, Jakarta Selatan, Kamis (6/12).
Siti Hartati Tjakra Murdaya, mendengarkan keterangan saksi saat sidang lanjutannya di Pengadilan Tipikor, Jakarta Selatan, Kamis (6/12).
Suasana sidang lanjutan Hartati Murdaya di Pengadilan Tipikor, Jakarta Selatan, Kamis (6/12).
Majelis hakim saat mendengarkan keterangan saksi di Pengadilan Tipikor, Jakarta Selatan, Kamis (6/12).
Hartati merupakan terdakwa dalam kasus dugaan suap sekitar Rp 3 miliar untuk penerbitan Hak Guna Usaha (HGU) perkebunan di Buol, Sulawesi Tengah dengan tersangka Bupati Buol, Amran Batalipu.
Siti Hartati Tjakra Murdaya, saat mendengarkan keterangan saksi karyawannya di Pengadilan Tipikor, Jakarta Selatan, Kamis (6/12).
Berbagai kritik yang selama ini disampaikan mahasiswa dinilai tidak mendapat tanggapan yang memadai dari pemerintah.
Baca SelengkapnyaHasil penyelidikan kepolisian mengungkapkan duel antar remaja yang telah direncanakan melalui media sosial.
Baca SelengkapnyaSekjen PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto menilai Geopolitik Soekarno sangat relevan diterapkan di kancah global saat ini.
Baca Selengkapnya
Layanan intervensi jantung modern di RS Meuraxa Banda Aceh membuka akses penanganan yang lebih cepat bagi pasien penyakit jantung.
Baca SelengkapnyaDekranas menggandeng Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) untuk terus mendorong peningkatan kualitas publikasi.
Baca SelengkapnyaRekayasa begal itu terungkap setelah kepolisian mendalami keterlibatan satu nama yang disebut korban dan diduga terlibat dalam kejahatan itu.
Baca SelengkapnyaPertemuan yang berlangsung hampir satu jam tersebut turut dihadiri Solichin Kalla selaku CEO Kalla Group.
Baca SelengkapnyaKorban mengalami luka bakar di leher berupa garis lingkar di bagian depan.
Baca SelengkapnyaTanpa berpikir panjang, Vira langsung menghampiri anaknya yang sudah tergeletak. Ia meninggalkan pekerjaannya dan membawa sang anak ke rumah sakit.
Baca SelengkapnyaMediasi kedua belah pihak sempat berlangsung pada Selasa (9/6). Kedua pelaku berinisial R (18) dan L (14) meminta maaf, bahkan sujud di hadapan orangtua korban.
Baca SelengkapnyaDia menceritakan bagaimana kepedulian Bung Karno terhadap masa depan bangsa dimulai dari perhatian mendalam terhadap anak-anak.
Baca Selengkapnyapenyidik menemukan bahwa sejumlah influencer dan publik figur yang pernah bekerja sama dengan biro perjalanan tersebut
Baca Selengkapnya