Dua puluh orang perampok spesialis pembobol rumah dari tiga komplotan berbeda diamankan saat gelar perkara penangkapan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (10/3).
Kriminal
Dua puluh orang perampok spesialis pembobol rumah dari tiga komplotan berbeda diamankan saat gelar perkara penangkapan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (10/3).
Dua kelompok diantaranya merupakan spesialis pembobol rumah kosong dan kendaraan dengan modus pecah kaca, komplotan tersebut biasanya beraksi di Jakarta dan Bekasi.
Sementara satu kelompok lagi merupakan spesialis perampok nasabah Bank.
Dari hasil penangkapan, polisi berhasil menyita berbagai barang bukti seperti perhiasan, jam tangan, laptop, ponsel dan berbagai perkakas yang digunakan tersangka saat beraksi.
Barang bukti jam tangan, perhiasan dan pisau yang diamankan petugas saat gelar perkara di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (10/3).
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto membacakan barang bukti yang diamankan saat gelar perkara hasil penangkapan terhadap 20 orang perampok dari tiga komplotan berbeda di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (10/3).
Sejumlah alat perkakas tang, obeng, pahat, dan linggis yang dipakai para pelaku melancarkan aksinya diamankan polisi.
Barang bukti ponsel, buku tabungan, STNK dan kartu ATM para pelaku perampok yang berhasil diamankan.
Polda Metro Jaya saat gelar perkara hasil penangkapan 20 orang perampok dari tiga komplotan berbeda di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (10/3).
Ia diringkus oleh Tim Resmob Polres Sragen di rumahnya di Desa Bumiaji, Kecamatan Gondang, Sragen.
Baca SelengkapnyaPengeroyokan ternyata rupanya tak berhenti di situ saja, korban saat itu diduga dipakasa menuju ke suatu area sepi kawasan Jalan Tengger.
Baca SelengkapnyaKasus tersebut mencuat setelah petugas keamanan perusahaan menemukan kendaraan yang dicurigai membawa sejumlah jeriken berisi BBM.
Baca SelengkapnyaDalam penanganan kasus tersebut, penyidik telah mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi.
Baca SelengkapnyaPolisi mengungkap, selama delapan tahun menjalankan aksinya, JR diduga telah membobol sedikitnya 33 rumah mewah.
Baca SelengkapnyaPelaku ditangkap di Kecamatan Tanralili, Kabupaten Maros, setelah diduga membawa kabur sekitar 500 gram emas dari rumah korban.
Baca SelengkapnyaKepala Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan, Inspektur Jenderal Djuhandhani Rahardjo Puro, menyebut pihaknya juga mulai mewaspadai modus baru.
Baca SelengkapnyaKasus ini terungkap setelah orangtua korban curiga dengan perubahan perut anaknya yang semakin membesar. Korban barulah menceritakan perkosaan.
Baca SelengkapnyaPuncaknya, perkelahian terjadi antara korban dan pelaku, Selasa (2/6) malam. Korban mengalami luka bacokan di bahu kanan dan dada.
Baca SelengkapnyaPeristiwa tersebut diduga dipicu sengketa batas rumah yang telah berlangsung lama antara pelaku dan korban.
Baca SelengkapnyaSetelah setahun melakukan penyelidikan, polisi akhirnya mencium keberadaan pelaku di Kabupaten Sigi, Sulteng.
Baca Selengkapnya
Polisi berhasil mengungkap motif di balik kasus pembunuhan pedagang cilok Tangerang yang jasadnya ditemukan di Cikupa. Rasa sakit hati akibat intimidasi menjadi pemicu utama aksi keji ini.
Baca Selengkapnya