Pemerintah Honduras mengeluarkan pengumuman pengambilan alihan terhadap 21 penjara secara nasional di Honduras oleh polisi militer. Pengambilalihan ini merupakan bagian dari operasi "Fe y Esperanza".
Viral Hari Ini
Pemerintah Honduras mengeluarkan pengumuman pengambilan alihan terhadap 21 penjara secara nasional di Honduras oleh polisi militer. Pengambilalihan ini merupakan bagian dari operasi "Fe y Esperanza".
Polisi militer akan mengambil kendali penjara-penjara itu secara penuh pada 1 Juli 2023. Pengambilalihan tersebut akan berlangsung dalam jangka waktu selama satu tahun.
Pengambilalihan ini buntut dari aksi kerusuhan antar geng yang menewaskan 46 narapidana wanita di penjara Ibu Kota Tegucigalpa.
Polisi militer juga akan memberikan pelatihan terhadap 2.000 penjaga penjara baru yang diharapkan nanti dapat memberikan pengamanan ekstra terhadap kerusuhan antar geng yang sering terjadi di penjara-penjara.
Polisi militer Honduras juga memamerkan deretan senjata tajam hingga api yang digunakan narapidana dalam kerusuhan di penjara.
Sebelumnya anggota geng di penjara perempuan di Honduras dilaporkan membantai 46 narapidana wanita yang merupakan anggota geng saingannya dalam kerusuhan penjara di Tamara pada Selasa (20/6/2023) lalu.
Dalam kerusuhan itu anggota geng membantainya dengan menembaki, membacok, dan kemudian mengunci mereka yang selamat di dalam sel sebelum akhirnya mereka disiram dengan cairan air keras.
Senjata tajam, amunisi hingga senjata api rakitan diperlihatkan setelah polisi militer Honduras mengambil alih kendali penjara-penjara secara nasional.
Timnas Indonesia IFA7 World Championship 2026 berhasil melaju ke babak final setelah mengalahkan Brasil secara dramatis. Harapan meraih gelar juara dunia kini semakin terbuka lebar.
Baca Selengkapnya
Polres Gowa tetapkan satu tersangka kericuhan di Lapas Kelas IIA Narkotika Bollangi.
Baca SelengkapnyaDari 13 tersangka, enam orang di antaranya dinyatakan positif mengonsumsi narkoba dan psikotropika.
Baca SelengkapnyaMassa suporter yang berada di bangku tribun sempat menyerbu ke lapangan setelah pertandingan usai.
Baca SelengkapnyaPara pelaku membakar pos polisi dan videotron menggunakan bom molotov. Mereka memiliki perannya masing-masing dalam beraksi.
Baca Selengkapnya
Polda Metro Jaya telah memulangkan 101 peserta May Day yang sempat diamankan karena dugaan rencana kerusuhan, namun barang bukti dan aktor di balik aksi masih didalami.
Baca Selengkapnya
Polda Metro Jaya berhasil menggagalkan potensi kerusuhan saat aksi May Day, mengamankan 101 individu serta berbagai barang bukti yang disiapkan untuk memicu kekacauan.
Baca SelengkapnyaNamun, terlihat adanya sejumlah polisi yang masih berjaga di simpang Jalan Cikapayang-Jalan Tamansari. Tak terlihat lagi adanya massa berpakaian hitam.
Baca Selengkapnya
Bentrok antar kelompok pemuda di Maluku Tenggara pecah, menyebabkan korban jiwa dan luka. Polda Maluku mengimbau masyarakat untuk menahan diri dan tidak terprovokasi pasca insiden bentrok pemuda Malra.
Baca Selengkapnya
Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat telah memutuskan hukuman bagi 25 orang demonstran yang terlibat unjuk rasa pada akhir Agustus 2025.
Baca Selengkapnya
Pentagon siapkan 1.500 pasukan elit Divisi Lintas Udara ke-11 untuk kemungkinan pengerahan ke Minnesota. Langkah ini diambil di tengah meningkatnya ketegangan dan unjuk rasa terkait operasi imigrasi terbesar di negara bagian tersebut, membuat pembaca pena
Baca SelengkapnyaKuasa hukum Laras Faizati, Uli Arta Pangaribuan berharap majelis hakim menjatuhkan putusan yang adil dan berpihak pada terdakwa.
Baca Selengkapnya