Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

YouTuber Temukan Baju Besi Abad ke-17 di Ladang, Terkubur di Bawah Tanah Selama Tiga Abad

YouTuber Temukan Baju Besi Abad ke-17 di Ladang, Terkubur di Bawah Tanah Selama Tiga Abad

YouTuber Temukan Baju Besi Abad ke-17 di Ladang, Terkubur di Bawah Tanah Selama Tiga Abad

Baju besi itu berada hanya sekitar 60 cm di bawah permukaan tanah.

Seorang YouTuber dan ahli detektor logam menemukan baju besi Hussar abad ke-17 di sebuah ladang di desa Mikułowice, Opatów, tenggara Polandia.

Sumber: Arkeonews

YouTuber Temukan Baju Besi Abad ke-17 di Ladang, Terkubur di Bawah Tanah Selama Tiga Abad

Patryk Chmielewski yang dikenal sebagai “Profesor Detektorysta” (Profesor Detektorist) menemukan baju perang ini bulan lalu. Chmielewski menemukan satu set baju besi prajurit berkuda yang sebagian masih utuh.

Baju besi ini mengingatkan pada periode menarik dalam sejarah Eropa di Polandia dan sekitarnya. Baju besi itu berada hanya sekitar 60 cm di bawah permukaan tanah dan terkubur selama lebih dari tiga abad.


Hussar adalah kavaleri ringan yang menunggangi kuda cepat. Para prajurit berkuda adalah penunggang kuda terampil yang dipilih dari bangsawan terkaya di Polandia. Mereka terkenal dengan “sayap” besar yang mereka kenakan di punggung atau diikatkan pada pelana.

Bulu elang dimasukkan ke tepi belakang bingkai kayu berbentuk sayap untuk membuat sayap ini. Selama penyerangan, suara gemuruh yang dihasilkan oleh kepakan pelengkap tambahan ini dimaksudkan untuk mengagetkan kuda musuh.

Dikenal sebagai “penunggang kuda bersayap”, prajurit berkuda yang berkostum warna-warni juga mengenakan kulit macan tutul atau kulit binatang serupa dalam gaya jubah di atas pauldron (bagian bahu) baju besi mereka.

YouTuber Temukan Baju Besi Abad ke-17 di Ladang, Terkubur di Bawah Tanah Selama Tiga Abad

Chmielewski menemukan potongan besi saat menggunakan detektor logam di ladang yang dibajak di Mikułowice, Polandia. Temuan itu kemudian dibawa ke Kantor Perlindungan Monumen Provinsi.

Dalam siaran persnya, mereka mengonfirmasi potongan besi itu adalah satu set baju besi prajurit berkuda yang sebagian masih utuh.


“Baju besinya belum lengkap, elemen dasar cuirass (bagian pelat baju besi)nya hilang, terdiri dari pelindung dada dan pelat belakang, yang berfungsi untuk melindungi dada dan punggung, serta salah satu bantalan bahu,” jelas Dr. Marek Florek dari Kantor Perlindungan Monumen Provinsi Sandomierz.

“Bantalan bahu kiri, kedua penyangga yang melindungi lengan bawah, dan helm berbentuk setengah lingkaran, yaitu helm dengan dua yang disebut pipi dan yang disebut tulang selangka yang melindungi leher dan tengkuk.”


Baju besi tersebut tidak memiliki elemen dekoratif, yang menunjukkan bahwa itu dibuat secara lokal, kemungkinan besar atas perintah bangsawan setempat. Para peneliti meyakini baju ini berasal dari abad ke-17.

“Berdasarkan bentuk helmnya, kami dapat memperkirakan dengan kemungkinan besar bahwa (baju besi tersebut) berasal dari paruh pertama abad ke-17,” jelas seorang peneliti dari Universitas Maria Curie-Skłodowska (UMCS) dalam siaran persnya.

“Ini sedikit terkorosi, dan kami hanya akan lebih yakin tentang tanggal pembuatannya setelah dilakukan upaya konservasi.”

Baju besi itu akan disimpan di Museum Kastil Sandomierz setelah konservasi.

Tinggal di Luar Negeri, Sederet Youtuber Ini Harus Berpuasa Sedikit Lebih Lama dari Indonesia
Tinggal di Luar Negeri, Sederet Youtuber Ini Harus Berpuasa Sedikit Lebih Lama dari Indonesia

Jika di Indonesia dan sekitarnya kita berpuasa kurang lebih 12 jam, di belahan dunia lain waktu berpuasanya juga berbeda-beda.

Baca Selengkapnya
Penampakan RM Berbaju Merah & Pria Baju Hitam di Hotel Sebelum Tewas dalam Koper, Pelaku Lalu Keluar Sendirian
Penampakan RM Berbaju Merah & Pria Baju Hitam di Hotel Sebelum Tewas dalam Koper, Pelaku Lalu Keluar Sendirian

Detail pembunuhan belum diketahui termasuk motif pelaku menghabisi nyawa korban.

Baca Selengkapnya
Baju Kurung Cekak Musang: Ini Asal, Sejarah dan Desainnya
Baju Kurung Cekak Musang: Ini Asal, Sejarah dan Desainnya

Asal usul dan sejarah baju kurung cekak musang, baju kurung asal Melayu yang cocok dipakai di berbagai acara penting dan macam-macam modelnya.

Baca Selengkapnya
Kamu sudah membaca beberapa halaman,Berikut rekomendasi
video untuk kamu.
SWIPE UP
Untuk melanjutkan membaca.
Potret Sepeda Zaman Kolonial Belanda Harganya Capai Rp25 Juta, Hanya Pejabat dan Bangsawan yang Punya
Potret Sepeda Zaman Kolonial Belanda Harganya Capai Rp25 Juta, Hanya Pejabat dan Bangsawan yang Punya

Saat itu, harga sepeda sangat mahal dan tidak bisa dijangkau masyarakat luas.

Baca Selengkapnya
Desa Cantik di Polandia Ini Unik Banget, Rumah Warganya Berjejer di Pinggir Jalanan & Tepi Sawah Hijau
Desa Cantik di Polandia Ini Unik Banget, Rumah Warganya Berjejer di Pinggir Jalanan & Tepi Sawah Hijau

Ada ratusan kediaman warga yang nampak berjajar rapi di tepi jalan.

Baca Selengkapnya
Bikin Iri Semua Anak Rantau, Begini Potret Kampung Adat Sejuk dan Adem Terasa Hidup Tanpa Beban
Bikin Iri Semua Anak Rantau, Begini Potret Kampung Adat Sejuk dan Adem Terasa Hidup Tanpa Beban

Seorang Youtuber membagikan momen ketika dirinya mengunjungi salah satu kampung yang amat menyita perhatian publik, khususnya anak rantau.

Baca Selengkapnya
Potret Perjalanan Jemaah Calon Haji Era Kolonial Belanda, Naik Kapal Sebulan Lebih, Diberi Makan Lauk Ikan Asin Cabai Bawang
Potret Perjalanan Jemaah Calon Haji Era Kolonial Belanda, Naik Kapal Sebulan Lebih, Diberi Makan Lauk Ikan Asin Cabai Bawang

Anak-anak di bawah usia tertentu tidak perlu membayar biaya perjalanan haji

Baca Selengkapnya
Sejarah Sepatu dari Zaman Batu hingga Era Modern, Ada yang Terbuat dari Jerami
Sejarah Sepatu dari Zaman Batu hingga Era Modern, Ada yang Terbuat dari Jerami

Sejarah panjang sepatu dimulai sejak zaman batu. Awalnya, sepatu berfungsi melindungi kaki, namun seiring waktu, pemakaian sepatu berkembang menjadi trend mode.

Baca Selengkapnya
Sedang Gali Saluran Pipa, Arkeolog Temukan Bejana Berusia 6.000 Tahun dari Gading Gajah
Sedang Gali Saluran Pipa, Arkeolog Temukan Bejana Berusia 6.000 Tahun dari Gading Gajah

Bejana ini diduga merupakan barang impor pada masa kuno.

Baca Selengkapnya