Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Trump mengancam tak bakal ada lagi jumpa pers di Gedung Putih

Trump mengancam tak bakal ada lagi jumpa pers di Gedung Putih Donald Trump bersama cucunya. ©2017 REUTERS/Carlos Barria

Merdeka.com - Hubungan Presiden Amerika Serikat Donald Trump dengan media jauh dari kata harmonis. Trump menuding media selalu memojokkan dia dan keluarganya dengan memberitakan hal-hal buruk.

Kabarnya karena alasan itu, ketika perayaan 100 harinya menjadi presiden, Trump tidak menghadiri perjamuan dengan media di Gedung Putih.

Baru-baru ini, Trump makin sewot dengan media hingga membuatnya mengancam untuk menghentikan kegiatan konferensi pers rutin di Gedung Putih. Ancaman ini dikeluarkan usai media mengkritik pemerintahan pengusaha New York itu karena telah memecat Direktur FBI James Comey.

Presiden yang terkenal sering sekali mengeluarkan pernyataan kontroversi di Twitter itu menyebutkan kemungkinan terbaik adalah menghentikan semua jadwal konferensi pers ke depannya.

"Mungkin hal terbaik harus dilakukan adalah membatalkan semua jumpa pers di masa mendatang dan memberikan tanggapan tertulis demi akurasi," tutur Trump lewat akun Twitter pribadinya, seperti diberitakan surat kabar Independent, Sabtu (13/5).

Komentar ini dicuitkan Trump usai mendapat kritik luar biasa akibat pemberitaan media mengenai pemecatan Direktur FBI, James Comey. Sementara itu, sang presiden menyebutkan tidak biasa memberi alasan tepat atas pemecatan yang dilakukannya dikarenakan jadwal super padat.

Akibat keputusannya, Trump semakin dikecam karena tak mesra dengan media. Bahkan, penasihat seniornya Stephen Bannon menyebut media sebagai 'oposisi'.

Rupanya tak hanya Trump yang marah pada media, para pencari berita juga sebal dengan pria 70 tahun itu. Pasalnya, seorang fotografer Rusia mengaku bisa masuk dalam ruangan tempat pertemuan Trump dan Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov, sementara media AS ditahan tak bisa masuk bahkan untuk mengambil gambar sedikit saja.

Sebelumnya, Sekretaris Pers Trump, Sean Spicer, dikritik karena mengadakan jumpa pers hanya dengan media tertentu.

(mdk/ary)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP