Tren Viral 'Ketika Hamas Mengunjungi Keluargaku' Kalahkan Propaganda Israel, Warganet Tunjukkan Dukungan Untuk Hamas

Ribuan warganet menuliskan kalimat tersebut dengan bumbu humor dan juga sebagai bentuk solidaritas dan perlawanan terhadap penjajah Zionis.

Hari Ariyanti
Oleh Hari Ariyanti - Reporter
Tren Viral 'Ketika Hamas Mengunjungi Keluargaku' Kalahkan Propaganda Israel, Warganet Tunjukkan Dukungan Untuk Hamas
Tren Viral 'Ketika Hamas Mengunjungi Keluargaku' Kalahkan Propaganda Israel, Warganet Tunjukkan Dukungan Untuk Hamas (Merdeka.com)

Penjajah Israel menyebarkan propaganda untuk memperburuk citra Hamas dengan menggunakan istilah "Tunggu Hamas mendatangi kalian" di media sosial. Namun propaganda yang diniatkan sebagai hinaan itu justru menarik dukungan warganet terhadap kelompok perlawanan Palestina tersebut.

Saat ini muncul tren viral di X (sebelumnya Twitter) untuk melawan propaganda tersebut dengan kalimat "Ketika Hamas mengunjungi keluargaku". Ribuan warganet menuliskan kalimat tersebut dengan bumbu humor dan juga sebagai bentuk solidaritas dan perlawanan terhadap penjajah Zionis.

Tren ini bermula ketika seorang warganet asal Irlandia-Palestina bernama Jords menunjukkan dukungannya terhadap Palestina di X. Statusnya kemudian dibalas oleh seorang pendukung Israel dengan nama Malou dengan menulis: "Tunggu Hamas mendatangimu dan keluargamu".

Komentar pendukung Israel tersebut justru mengalirkan dukungan untuk kelompok perlawanan Palestina dan mengolok-olok propaganda Israel. Warganet kemudian membalas dengan mengatakan mereka akan menyambut Hamas jika mengunjungi keluarga mereka.

Hadi Nasrallah menulis: "Ketika Hamas mengunjungiku dan keluargaku" disertai foto seorang tawanan Israel mencium kening seorang pejuang Hamas sebagai tanda terima kasih setelah dibebaskan. Foto tersebut viral baru-baru ini dan membuat Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu memutuskan menghentikan pembebasan tawanan Palestina dari penjara-penjara Israel.

Seorang warganet lainnya, Ladennifer Jadiniston menulis: Aku ketika Hamas mengunjungiku dan keluargaku (tenua semua (makanan) halal), sembari mengunggah foto dia sedang membakar daging.

Kegagalan Narasi Israel

Banyak warganet lainnya membagikan foto mereka akan menyuguhkan makanan khas negara mereka jika Hamas mendatangi rumah mereka. Tren ini menunjukkan solidaritas global dan kegagalan narasi Israel mengenai perlawanan Palestina, seperti dikutip dari Quds News Network, Senin (24/2).

Israel dan media Barat telah lama menggambarkan kelompok perlawanan Palestina sebagai terorisme, namun tindakan Israel telah mengungkap kebrutalan mereka sendiri. Israel membunuh sekitar 48.000 warga Palestina di Gaza selama perang genosida yang berlangsung 16 bulan sejak 7 Oktober 2023.

Dunia telah menyaksikan pejuang Hamas memperlakukan tahanan Israel secara manusiawi, hal ini bertentangan dengan klaim Israel selama puluhan tahun. Tren viral ini semakin membuktikan dukungan terhadap Palestina semakin meningkat, dan propaganda Israel mulai kehilangan kendali, menurut laporan Quds News Network.

Tren “Ketika Hamas mengunjungi keluarga saya” mewakili pergeseran kesadaran global, dimana masyarakat tidak lagi begitu saja menerima narasi Israel. Sebaliknya, mereka justru merayakan perlawanan dan menolak diintimidasi.

Rekomendasi