Tiga Dosis Suntikan Vaksin Pfizer Bisa Tingkatkan Perlindungan terhadap Varian Delta

Kamis, 29 Juli 2021 16:00 Reporter : Hari Ariyanti
Tiga Dosis Suntikan Vaksin Pfizer Bisa Tingkatkan Perlindungan terhadap Varian Delta Tenaga kesehatan di Sunway Medical Center, Subang Jaya, Kuala Lumpur menyuntikkan vaksin Pfizer-BioN. ©Mohd Rasfan/AFP

Merdeka.com - Dosis ketiga vaksin Pfizer-BioNTech Covid-19 dapat sangat meningkatkan perlindungan terhadap varian Delta, di luar perlindungan yang diberikan oleh dua dosis standar, menurut data baru yang dirilis Pfizer pada Rabu.

Data yang diunggah online tersebut menunjukkan tingkat antibodi yang dapat menargetkan varian Delta meningkat lima kali lipat pada orang berusia 18 hingga 55 tahun yang mendapatkan dosis vaksin ketiga.

Di antara orang berusia 65 hingga 85 tahun, data Pfizer menunjukkan tingkat antibodi meningkat 11 kali lipat, lebih banyak daripada setelah dosis kedua. Data, yang melibatkan pengujian terhadap 23 orang itu belum dipublikasikan.

Tidak jelas apakah peningkatan level antibodi ini benar-benar berkorelasi dengan perlindungan yang lebih baik, atau apakah perlindungan ekstra itu bahkan diperlukan. Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) mengatakan vaksin saat ini melindungi orang dengan baik terhadap semua varian umum.

Dr. Mikael Dolsten, yang memimpin penelitian, pengembangan, dan medis di seluruh dunia untuk Pfizer, menyebut data baru pada dosis ketiga vaksin itu memberi harapan.

"Menerima dosis ketiga lebih dari enam bulan setelah vaksinasi, ketika perlindungan mungkin mulai berkurang, diperkirakan berpotensi meningkatkan titer antibodi penetralisir pada peserta dalam penelitian ini hingga 100 kali lebih tinggi pasca-dosis tiga dibandingkan dengan pra-dosis tiga,” jelas Dolsten dalam sambutannya pada Rabu, dikutip dari CNN, Kamis (29/7).

"Data awal ini sangat menggembirakan karena Delta terus menyebar,” lanjutnya.

Data juga menunjukkan level antibodi jauh lebih tinggi terhadap varian virus corona asli dan varian Beta setelah suntikan dosis ketiga.

2 dari 2 halaman

Ajukan otorisasi dosis ketiga

Secara terpisah, Pfizer dan mitranya BioNtech merilis data keamanan dan kemanjuran baru untuk vaksin virus corona mereka pada Rabu. Data menunjukkan perlindungan bertahan setidaknya selama enam bulan, meskipun mungkin mulai sedikit berkurang menjelang akhir waktu itu.

Makalah pra-cetak, yang diunggah pada Rabu ke server online medrxiv.org, memperbarui hasil uji coba Pfizer yang melibatkan 44.000 sukarelawan di seluruh dunia.

Ditemukan kemanjuran keseluruhan sekitar 91 persen selama enam bulan. Efektivitas vaksin melawan Covid-19 parah sekitar 97 persen. Makalah ini belum dipublikasikan di jurnal.

Data menunjukkan efektivitas vaksin mencapai puncaknya lebih dari 96 persen dari seminggu hingga sekitar dua bulan setelah menerima dosis vaksin kedua, dan kemudian tampaknya menurun secara bertahap menjadi 83,7 persen empat hingga enam bulan kemudian, dengan penurunan rata-rata sekitar 6 persen selama dua bulan terakhir.

Awal bulan ini, Pfizer mengumumkan telah melihat berkurangnya kekebalan dari vaksinnya, mengatakan sedang meningkatkan upayanya untuk mengembangkan dosis ketiga yang akan melindungi orang dari varian virus corona. Pfizer juga menyampaikan akan mengajukan otorisasi penggunaan darurat kepada Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) untuk dosis ketiga pada Agustus mendatang. [pan]

Baca juga:
Kasus Covid-19 Melonjak Lagi, AS Wajibkan Pemakaian Masker di Kantor Pemerintah
Thailand Bangun RS Darurat di Bandara Don Mueang karena Lonjakan Kasus Covid-19
Pasien Covid-19 di Inggris Pulang dari Rumah Sakit Setelah Dirawat Selama Enam Bulan
Israel Setujui Vaksinasi Anak-Anak Usia 5-11 Tahun dengan Penyakit Bawaan

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini