Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Tak hanya bandar narkoba, pecandu juga siap dibunuh Duterte

Tak hanya bandar narkoba, pecandu juga siap dibunuh Duterte Rodrigo Duterte. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Presiden Filipina Rodrigo Duterte semakin keras dalam memberantas kejahatan termasuk narkoba. Setelah dilantik menjadi presiden Filipina kemarin, Duterte kembali mengeluarkan pernyataan untuk membunuh semua yang berurusan dengan narkotika, termasuk para pecandu.

Dikutip dari The Guardian, Jumat (1/7), Duterte dalam pidatonya mengatakan akan segera memberantas kejahatan narkoba di negaranya. Dia kemudian mengajak warganya untuk membunuh juga para pecandu, alasannya untuk memberikan efek jera.

Dari pidato yang disampaikan kepada 500 orang pendengar, terlihat tekad kuat sang presiden baru untuk memberantas kejahatan,terutama narkoba.

"Mereka (pengedar dan pecandu) yang mengganggu anak-anak kita. Saya peringatkan kalian semua untuk tidak mengikuti mereka, walaupun kami seorang polisi, karena saya benar-benar akan membunuh kalian," ujar Duterte.

"Jika kalian tahu di mana keberadaan para pecandu, silakan bunuh mereka dengan tangan kalian sendiri, seperti halnya orang tuanya yang mengajarkan demikian," lanjut dia.

Pria 71 tahun ini sebelumnya menangkap beberapa petugas kepolisian yang ketahuan menjadi pengedar narkoba. Bekerja sama dengan pengedar aslinya, para polisi ini membuka jalan agar narkoba bisa sampai ke tangan anak-anak muda Filipina.

Hal ini yang membuat dia sangat kesal. Bagi Duterte, tugas polisi adalah menjaga masyarakat dari berbagai bahaya, termasuk narkoba.

Mantan Wali Kota Davao ini memang terkenal ganas dalam memberantas kejahatan. Tak heran, setelah terpilih menjadi Presiden Filipina Mei lalu, sudah lebih dari seribu penjahat terbunuh di Filipina.

(mdk/ard)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP