Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Siklon Idai di Mozambik Tewaskan 120 Orang

Siklon Idai di Mozambik Tewaskan 120 Orang Ilustrasi badai. ©2012 Merdeka.com

Merdeka.com - Hantaman badai siklon Idai yang melanda Mozambik dan Zimbabwe, memicu angin kencang dan banjir bandang. Akibatnya, lebih dari 120 orang dilaporkan tewas, dan masih banyak lainnya dilaporkan hilang di dua negara yang bertetangga itu.

Pihak berwenang di Mozambik mengatakan jumlah korban di sana telah meningkat menjadi 62 orang, sementara Zimbabwe mengatakan 65 orang tewas di daerah-daerah timur yang terkena dampak, setelah topan tropis menghantam wilayah itu pada Jumat dan Sabtu.

"Saya pikir ini adalah bencana alam terbesar yang pernah dihadapi Mozambik. Semuanya hancur. Prioritas kami sekarang adalah untuk menyelamatkan nyawa manusia," kata Menteri Lingkungan Mozambik, Celso Correia, dilansir dari The Guardian, Senin (18/3).

Badai siklon Idai menghantam Mozambik lebih dulu pada Kamis malam sebelum bergerak ke Zimbabwe, tak lama setelahnya. Di Zimbabwe, Kota Chimanimani di wilayah timur adalah area yang paling parah dihantam badai siklon Idai, di mana banyak rumah dan jembatan tersapu banjir bandang.

Hingga saat ini, berbagai wilayah yang terdampak, belum dapat diakses. Sementara angin kencang dan awan mendung menghambat penerbangan helikopter tim SAR militer.

"Sejauh ini ada 65 orang yang kehilangan nyawa," kata Anggota Parlemen Chimanimani, Joshua Sacco, anggota parlemen Chimanimani, seraya menambahkan antara 150 hingga 200 orang lainnya hilang.

Sebagian besar korban hilang adalah para pekerja pemerintah, yang komplek perumahannya diterjang banjir bandang. Nasib mereka belum juga diketahui karena daerah tersebut masih belum bisa dijangkau regu penyelamat.

"Kami sangat khawatir karena semua rumah ini tiba-tiba terendam air dan benar-benar hanyut. Di situlah kami mendapati sekitar 147 orang hilang," katanya.

"Sangat menyedihkan dan situasinya mengerikan," lanjut Sacco.

Dua murid di sekolah menengah di daerah itu termasuk di antara mereka yang tewas, setelah tanah longsor mengirim sebuah batu besar menabrak asrama mereka, kata badan perlindungan sipil setempat. Tentara Mozambik pada Minggu membantu menyelamatkan hampir 200 murid, guru dan staf di Chimanimani yang telah terperangkap badai siklon Idai.

Perwakilan PBB di Zimbabwe menyebutkan hampir 10.000 orang terdampak badai siklon Idai.

Presiden Zimbabwe Emmerson Mnangagwa, yang memotong kunjungan singkat ke Abu Dhabi karena topan, telah menyatakan keadaan bencana di daerah-daerah yang terkena dampak.

Ini adalah tragedi kedua yang menimpa Zimbabwe dalam beberapa bulan terakhir. Pada Februari, lebih dari 40 penambang emas ilegal terjebak jauh di bawah tanah setelah banjir bandang menyerbu.

Sementara itu, badai siklon Idai menghancurkan Mozambik pada hari Jumat, membuat lebih dari setengah juta penduduk kota pelabuhan Beira kehilangan 80 persen jaringan listriknya.

"Semua jalan terputus, infrastruktur hancur, praktis semuanya hancur," kata Menteri Correia.

"Wilayah penting di Afrika Tengah benar-benar hancur oleh topan ini, bahkan lebih besar dari yang diperkirakan," kata Manajer Operasi Darurat Federasi Internasional Palang Merah, Jamie LeSueur setelah meninjau wilayah terdampak di Mozambik dari udara.

Reporter: Happy Ferdian Syah UtomoSumber: Liputan6

(mdk/pan)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP
Tiga WN Nigeria dan Zimbabwe Diamankan Petugas Imigrasi Soekarno-Hatta
Tiga WN Nigeria dan Zimbabwe Diamankan Petugas Imigrasi Soekarno-Hatta

Tiga WN Nigeria dan Zimbabwe Diamankan Petugas Imigrasi Soekarno-Hatta

Baca Selengkapnya
Datangi Batalyon 512, Kasad Maruli Sambil Gendong Anak Anggota TNI dan Memberikan Pesan yang Begitu Mendalam
Datangi Batalyon 512, Kasad Maruli Sambil Gendong Anak Anggota TNI dan Memberikan Pesan yang Begitu Mendalam

Dalam kesempatannya, ada momen menjadi sorotan saat Kasad memberikan pesan begitu mendalam.

Baca Selengkapnya
Kakek yang Cabuli Bocah Modus Syarat Masuk Kuda Lumping Tewas di Tahanan
Kakek yang Cabuli Bocah Modus Syarat Masuk Kuda Lumping Tewas di Tahanan

Tersangka TM (67), yang ditangkap karena mencabuli dua bocah dengan modus sebagai syarat masuk anggota kuda lumping meninggal di tahanan.

Baca Selengkapnya
Kamu sudah membaca beberapa halaman,Berikut rekomendasi
video untuk kamu.
SWIPE UP
Untuk melanjutkan membaca.
Minta Didoakan Pemilu Damai dan Aman, Kapolres Inhu Kunjungi Sejumlah Ponpes dan Kiai
Minta Didoakan Pemilu Damai dan Aman, Kapolres Inhu Kunjungi Sejumlah Ponpes dan Kiai

Polisi menggandeng sejumlah pihak agar Pemilu berjalan aman dan damai

Baca Selengkapnya
103 WNA Ditangkap di Bali, Diduga Lakukan Kejahatan Siber
103 WNA Ditangkap di Bali, Diduga Lakukan Kejahatan Siber

103 WNA Ditangkap di Bali, Diduga Lakukan Kejahatan Siber

Baca Selengkapnya
Mbah Siti Kaget Bukan Kepalang, Ingin Mandi Malah Lihat Kepala Ular Besar Menyembul dari Bak
Mbah Siti Kaget Bukan Kepalang, Ingin Mandi Malah Lihat Kepala Ular Besar Menyembul dari Bak

Siti Djamilah kaget melihat ular piton bersarang bak mandi ketika hendak ambil air.

Baca Selengkapnya
Tetap Harus Berangkat Sekolah Meski Terdampak Banjir, Perempuan Ini Bocorkan Aksi Manis Kakaknya yang Bikin Iri
Tetap Harus Berangkat Sekolah Meski Terdampak Banjir, Perempuan Ini Bocorkan Aksi Manis Kakaknya yang Bikin Iri

Sebagian wilayah Indonesia belakangan ini dilanda hujan lebat hingga menyebabkan terjadinya banjir.

Baca Selengkapnya
Tulisan Manis Istri Kasad Maruli Simanjuntak tentang Putri Sulung, Lepas Anak Raih Pekerjaan Impian di Amerika Serikat
Tulisan Manis Istri Kasad Maruli Simanjuntak tentang Putri Sulung, Lepas Anak Raih Pekerjaan Impian di Amerika Serikat

Kasad Jenderal TNI Maruli Simanjuntak dan istri baru saja melepas kepergian sang putri ke tanah perantauan.

Baca Selengkapnya
Sambil Meneteskan Air Mata, Pesan Mendalam Dede Sunandar untuk Keluarga 'Titip Aa ya Suatu saat Kalau Papah Udah Gak Ada'
Sambil Meneteskan Air Mata, Pesan Mendalam Dede Sunandar untuk Keluarga 'Titip Aa ya Suatu saat Kalau Papah Udah Gak Ada'

Anak keduanya bernama Ladz'an diketahui mengidap sindrom langka yakni Sindrom Williams.

Baca Selengkapnya