Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Sering kritik Trump, Gedung Putih larang media ikut jumpa pers

Sering  kritik Trump, Gedung Putih larang media ikut jumpa pers sean spicer. ©CBS

Merdeka.com - Gedung Putih kemarin melarang sejumlah media terkemuka Amerika Serikat, termasuk yang sering mengkritik Presiden Donald Trump, mengikuti jumpa pers.

Wartawan dari CNN, The New York Times, Politico, The Los Angeles dan BuzzFeed tidak diperbolehkan mengikuti jumpa pers dari Juru bicara Gedung Putih Sean Spicer, seperti dilansir the Star, Sabtu (25/2).

Dalam acara jumpa pers tanpa rekaman kamera kemarin Spicer tidak menjelaskan mengapa media-media tersebut tidak diperbolehkan bergabung.

Wartawan kantor berita Reuters diperbolehkan mengikuti jumpa pers bersama sepuluh media lainnya, termasuk Bloomberg dan CBS.

Spicer dan timnya menggelar pertemuan dengan wartawan di kantor jubir, bukan di ruang jumpa pers yang lebih besar.

"Tugas kami adalah memastikan kami cukup aktif menanggapi media. Kami ingin pastikan kami menjawab pertanyaan-pertanyaan kalian, tapi itu tidak mesti kami lakukan di depan kamera setiap hari," kata Spicer.

Jumpa pers tanpa kamera termasuk jarang dilakukan Gedung Putih. Biasanya Gedung Putih memilih sejumlah media yang boleh ikut untuk topik tertentu. Namun biasanya jumpa pers macam itu terbuka untuk semua media dan wartawan dibolehkan menanyakan apa saja.

(mdk/pan)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP