Serangan Rudal Hantam Mal di Ukraina, 16 Orang Tewas
Merdeka.com - Serangan rudal Rusia di sebuah mal yang ramai di kota Kremenchuk, Ukraina menewaskan sedikitnya 16 orang pada Senin. Hal ini disampaikan kepala badan kebencanaan Ukraina pada Selasa.
"Serangan Rusia hari ini di pusat perbelanjaan di Kremenchuk adalah salah satu tindakan teroris paling kurang ajar dalam sejarah Eropa," kata Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskiy di Telegram.
Kepala badan kebencanaan Ukraina, Sergiy Kruk mengatakan pihaknya fokus melakukan upaya penyelamatan, membersihkan reruntuhan, dan memadamkan api.
"Sampai sekarang, kami tahu ada 16 tewas dan 59 terluka, 25 dari mereka dirawat di rumah sakit," kata Kruk, dikutip dari AFP, Selasa (28/6).
Kruk juga meminta masyarakat jangan mengabaikan peringatan udara.
Zelenskiy juga menyampaikan di Facebook, lebih dari seribu orang berada di dalam mal tersebut ketika serangan terjadi.
"Mal itu terbakar, tim penyelamat berjuang memadamkan api," tulisnya.
Kementerian Pertahanan Ukraina mengatakan, serangan tersebut sengata dilancarkan saat jam tersibuk.
Angkatan Udara Ukraina menyampaikan, mal tersebut dihantam rudal Kh-22 yang ditembakkan dari pengebom Tu-22 di wilayah Kursk, Rusia.
Rusia berulang kali membantah menargetkan warga sipil di Ukraina. Militer Rusia belum mengomentari terkait serangan rudal yang menyasar mal ini, seperti dikutip dari laman Russia Today.
(mdk/pan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya