Sekolah yoga terbesar di dunia ditutup karena muncul dugaan pelecehan seksual
Merdeka.com - Sebuah sekolah yoga tantra terbesar di dunia ditutup sampai akhir tahun usai muncul kabar yang mengklaim bahwa di sekolah tersebut telah terjadi pelecehan seksual dan pemerkosaan selama 15 tahun.
Sekolah Agama yang terletak di Pulau Koh Phangan, Thailand, itu diklaim telah memfasilitasi aksi pemerkosaan, serangan seksual, dan ajaran misoginis di bawah kepemimpinan Swami Vivekananda Saraswati, warga Rumania bernama asli Narcis Tarcau.
Informasi ini diungkap oleh 16 mantan staf dan murid sekolah Agama melalui sebuah wawancara.
"Ada ratusan wanita yang didoktrin untuk bercaya bahwa melakukan hubungan seks dengan Tarcau akan menyembuhkan mereka secara fisik dan spiritual," demikian pernyataan mereka, dikutip dari the Guardian, Senin (17/9).
Ke-16 orang itu menuding Tarcau juga mendoktrin mereka tentang teori 'berbahaya' yang bisa mengancam kesehatan jangka panjang. Tarcau mengajarkan mereka bahwa yoga akan mencegah mereka terkena kanker dan penggunaan kondom akan mengganggu aliran energi apabila digunakan selama berhubungan seks.
Akibat terlalu bebasnya hubungan seksual di kalangan sekolah, beberapa wanita mengaku tertular infeksi Chlamydia. Salah satu korban bahkan harus menghabiskan lebih dari 200 pounds (Rp 3,8 juta) untuk menjalani tes IMS selama di Agama.
Saat dimintai keterangan, sekolah Agama mengaku sedang melakukan penyelidikan independen terkait tuduhan tersebut. Pihak sekolah pun menyatakan permintaan maaf setelah menerima tuduhan ini.
"Kami dengan tulus meminta maaf atas segala kerugian yang mungkin disebabkan oleh guru agama. Untuk menyelidiki kasus ini kami akan menutup sekolah hingga akhir Desember," demikian pernyataan pihak sekolah.
Sementara itu, sejak muncul tudingan terhadapnya, Tarcau telah meninggalkan Koh Phangan sejak Juli lalu. Dia juga tidak bisa dihubungi untuk dimintai keterangan.
(mdk/pan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya