Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Sambangi Australia, Jokowi-Turnbull pulihkan kerja sama militer

Sambangi Australia, Jokowi-Turnbull pulihkan kerja sama militer Jokowi dan PM Turnbull. ©2017 Reuters/David Moir

Merdeka.com - Kedatangan Presiden Joko Widodo dimanfaatkan betul oleh Perdana Menteri Australia Malcolm Turnbull untuk memulihkan ketegangan kedua negara. Salah satunya, keduanya sepakat untuk memulihkan kembali kerja sama militer yang sempat memburuk akhir-akhir ini.

Dilansir Reuters, Minggu (26/2), Tentara Nasional Indonesia (TNI) memutuskan untuk menghentikan sementara kerja sama militer dengan Australia. Tindakan itu dilakukan karena terdapat sejumlah materi pendidikan yang mengganggu di markas pasukan elite negeri Kangguru Special Air Service Regiment (SASR).

"Presiden Widodo dan saya sepakat untuk memulihkan secara penuh kerja sama pertahanan, pertukaran pelatihan dan aktivitas-aktivitas lainnya," ujar Turnbull dalam konferensi persnya di Sydney, Australia.

Joko Widodo, atau akrab disapa Jokowi, datang ke Australia hanya kurang dari dua bulan sejak kerja sama militer kedua negara ditangguhkan. Kejadian itu membuat hubungan diplomatik sempat memburuk dan memaksa Kepala Staf AD Australia meminta maaf.

Kerja sama yang dilakukan antara lain, latihan gabungan dan anti-terorisme untuk melindungi perbatasan. Materi yang mengganggu itu menyebut Indonesia harus memerdekakan Papua, dan penghinaan atas ideologi negara.

Sepanjang perjalanan kedua bangsa ini memang selalu naik turun, namun kedua pemimpin ini menguatkan komitmen mereka untuk memiliki hubungan persahabatan yang kuat.

"Hubungan yang kuat bisa dibangun ketika kedua negara saling menghormati integritas teritorial, tidak mengintervensi kebijakan dalam negeri dua pihak dan kemampuan untuk mendirikan kerja sama yang simbiosis mutualisme," kata Jokowi.

Fokus utama kedatangan Jokowi adalah membahas masalah keamanan dan ekonomi, termasuk finalisasi perdagangan bebas dua negara yang akan berlangsung akhir tahun ini, pariwisata, keamanan dunia mata dan link sosial.

Jokowi juga sudah menemui sejumlah pengusaha Sabtu (25/2), dan memastikan iklim investasi di Indonesia kini semakin kuat serta sangat stabil untuk berbisnis.

Dalam pertemuan empat mata, Turnbull membahas soal pemotongan tarif untuk pestisida dan herbisida yang datang dari Indonesia serta meminta agar impor gula dari negaranya Australia juga dipotong. Dia juga memuji keputusan pemerintahan Jokowi yang mengubah aturan impor sapi.

Kepada harian lokal Australia, Jokowi juga memandang perlunya patroli gabungan dengan Australia di Laut China Selatan, jika tidak terlibat ketegangan langsung dengan China. Pengumuman itu disampaikan pagi tadi, sembari menekankan pentingnya penyelesaian secara dalam dan sesuai dengan hukum internasional.

"Sebagai negara maritim dan perdagangan, Australia dan Indonesia adalah mitra alami dengan kepentingan yang sama," lanjut Turnbull.

Kolaborasi anti-terorisme, termasuk mengembalikan militan asing dari wilayah konflik Suriah dan Irak tetap dilanjutkan.

(mdk/tyo)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP