Salut, satu regu tentara praktikkan cara salat di tengah perang
Merdeka.com - Seorang prajurit harus siap menjalankan setiap perintah yang diberikan atasannya, termasuk untuk terjun ke medan pertempuran. Namun, sebagai umat beragama, mereka tentunya tidak bisa meninggalkan salat walaupun sedang menghadapi musuh.
Kendala tersebut membuat Brunei Darussalam membuat tata cara salat di tengah pertempuran. Tidak ada yang berbeda dari salat yang ditunjukkan dalam video berdurasi 3 menit 4 detik, dengan imam yang berdiri di depan saf.
Bedanya, prajurit tetap waspada menghadapi segala kemungkinan serangan musuh, pada rakaat pertama saf di belakangnya tetap mengawasi keadaan sekitar. Sebaliknya, rakaat kedua giliran saf kedua yang mengikuti gerakan imam salat.
Mau tahu seperti apa cara salatnya, ini videonya:
(mdk/tyo)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya