FOTO: Fenomena Langka Salju Turun di Afrika Selatan Sampai Bikin Warga Johannesburg Heboh, Inilah Potret-Potretnya!

Fenomena alam yang langka telah terjadi di Kota Johannesburg. Hujan salju yang langka ini telah menyelimuti daerah dataran tinggi di Afrika Selatan.

Debby Restu Utomo
Oleh Debby Restu Utomo - Reporter
FOTO: Fenomena Langka Salju Turun di Afrika Selatan Sampai Bikin Warga Johannesburg Heboh, Inilah Potret-Potretnya!
FOTO: Fenomena Langka Salju Turun di Afrika Selatan Sampai Bikin Warga Johannesburg Heboh, Inilah Potret-Potretnya! (Merdeka.com)

Fenomena alam yang langka telah terjadi di Kota Johannesburg. Hujan salju yang langka ini telah menyelimuti daerah dataran tinggi di Afrika Selatan pada hari Senin (11/7/2023).

Kondisi cuaca yang unik dan jarang terjadi ini membuat heboh warga bahkan anak-anak meluapkan antusiasnya dengan bermain di atas salju yang turun di wilayah dataran tinggi Afrika Selatan di Johannesburg.

Kondisi cuaca yang unik dan jarang terjadi ini membuat heboh warga bahkan anak-anak meluapkan antusiasnya dengan bermain di atas salju yang turun di wilayah dataran tinggi Afrika Selatan di Johannesburg.
Dok. Istimewa

Layanan cuaca setempat telah mengeluarkan peringatan terkait dampak dari turunnya salju yang jarang terjadi ini dapat berpotensi meningkatkan suhu yang dingin ekstrem hingga menutup akses jalan raya yang terkubur salju.

Layanan cuaca setempat telah mengeluarkan peringatan terkait dampak dari turunnya salju yang jarang terjadi ini dapat berpotensi meningkatkan suhu yang dingin ekstrem hingga menutup akses jalan raya yang terkubur salju.
Dok. Istimewa

Penduduk yang tinggal di pusat bisnis pun sampai terbangun karena hujan salju ringan yang menutupi atap rumah dan taman saat hawa dingin yang melanda Afrika Selatan pada akhir pekan lalu berubah menjadi sistem cuaca yang disebut "cutoff low".

Penduduk yang tinggal di pusat bisnis pun sampai terbangun karena hujan salju ringan yang menutupi atap rumah dan taman saat hawa dingin yang melanda Afrika Selatan pada akhir pekan lalu berubah menjadi sistem cuaca yang disebut "cutoff low".
Dok. Istimewa

Turunnya salju di Johannesburg ini membuat anak-anak bersemangat membuat bola-bola salju dan mencoba menangkap serpihan salju dengan tangan mereka.

Turunnya salju di Johannesburg ini membuat anak-anak bersemangat membuat bola-bola salju dan mencoba menangkap serpihan salju dengan tangan mereka.
Dok. Istimewa

Rasa penarasannya pun terlihat saat mereka memegang serpihan es hingga tiduran di atas salju. Beberapa di antara mereka juga ada yang mengaku belum pernah melihat salju sebelumnya.

Rasa penarasannya pun terlihat saat mereka memegang serpihan es hingga tiduran di atas salju. Beberapa di antara mereka juga ada yang mengaku belum pernah melihat salju sebelumnya.
Dok. Istimewa

Kondisi ini membuat warga sibuk mencari kayu bakar untuk keperluan menghangatkan tubuh mereka selama musim dingin menyelimuti wilayahnya.

Kondisi ini membuat warga sibuk mencari kayu bakar untuk keperluan menghangatkan tubuh mereka selama  musim dingin menyelimuti wilayahnya.
Dok. Istimewa

Seorang pria berjalan mendorong gerobak berisi kayu bakar saat mereka bersiap menghadapi kondisi cuaca beku di Protea South, di luar Johannesburg di Afrika Selatan.

Seorang pria berjalan mendorong gerobak berisi kayu bakar saat mereka bersiap menghadapi kondisi cuaca beku di Protea South, di luar Johannesburg di Afrika Selatan.
Dok. Istimewa

Dilaporkan, salju yang turun di bagian selatan Provinsi Gauteng di Johannesburg ini diperkirakan akan terus turun sepanjang hari. Cuaca ekstrem ini juga menyelimuti daerah dataran tinggi seperti di Provinsi Eastern Cape dan KwaZulu-Natal.

Dilaporkan, salju yang turun di bagian selatan Provinsi Gauteng di Johannesburg ini diperkirakan akan terus turun sepanjang hari. Cuaca ekstrem ini juga menyelimuti daerah dataran tinggi seperti di Provinsi Eastern Cape dan KwaZulu-Natal.
Dok. Istimewa

Seperti diketahui, Johannesburg terletak di ketinggian lebih dari 1.700 meter dan berada di puncak musim dingin di belahan bumi selatan.

Seperti diketahui, Johannesburg terletak di ketinggian lebih dari 1.700 meter dan berada di puncak musim dingin di belahan bumi selatan.
Dok. Istimewa

Namun salju di kota ini masih merupakan peristiwa yang jarang terjadi. Sebelum tahun 2012, hujan salju lebat pernah terjadi pada tahun 1996, kata Puseletso Mofokeng, seorang peramal cuaca senior di Layanan Cuaca Afrika Selatan (SAWS).

Fenomena ini menjadi yang pertama kalinya dalam 11 tahun terakhir, setelah sebelumnya Johannesburg terakhir kali mengalami hujan salju pada Agustus 2012 silam.

Fenomena ini menjadi yang pertama kalinya dalam 11 tahun terakhir, setelah sebelumnya Johannesburg terakhir kali mengalami hujan salju pada Agustus 2012 silam.
Dok. Istimewa
Rekomendasi