Klub malam yang terbakar di Kocani, Makedonia, Minggu (16/03/2025).
AFP/ Stringer (AFP/ Stringer)
Kebakaran terjadi di sebuah klub malam di kota Kocani, Makedonia Utara, pada Minggu (16/3/2025) dini hari.Kabakaran yang dipicu dari kembang api saat konser dari grup pop lokal menyebabkan sedikitnya 51 orang tewas dan 100 lainnya luka-luka.
Video yang beredar di media sosial menunjukkan kepanikan di dalam klub saat pengunjung berusaha menyelamatkan diri dari kobaran api ytang begitu cepat menjalar dalam ruangan. Sementara itu, anggota keluarga korban berkumpul di depan rumah sakit dan kantor pemerintahan kota Kocani, menanti informasi terbaru dari pihak berwenang.
Klub malam yang terbakar di Kocani, Makedonia, Minggu (16/03/2025).
AFP/ Stringer AFP/ Stringer
Api menyebar di atap saat kembang api meledak sessat sebelum kebakaran di sebuah klub malam yang mengakibatkan korban jiwa, di Kocani, Makedonia, Minggu (16/03/2025). Reuters/ Tangkapan layar video media sosial
Keluarga korban menangis di luar rumah sakit, menyusul kebakaran di sebuah klub malam yang mengakibatkan korban jiwa, di Kocani, Makedonia, Minggu (16/03/2025).
AFP/ Robert Atanasovski AFP/ Robert Atanasovski
Petugas tanggap darurat bekerja di luar klub malam yang terbakar di Kocani, Makedonia, Minggu (16/03/2025).
Reuters/Ognen Teofilovski Reuters/Ognen Teofilovski
Keluarga korban menangis di luar rumah sakit, menyusul kebakaran di sebuah klub malam yang mengakibatkan korban jiwa, di Kocani, Makedonia, Minggu (16/03/2025).
AFP/ Robert Atanasovski AFP/ Robert Atanasovski
Petugas tanggap darurat bekerja di luar klub malam yang terbakar di Kocani, Makedonia, Minggu (16/03/2025).
Reuters/Ognen Teofilovski Reuters/Ognen Teofilovski
Petugas tanggap darurat bekerja di luar klub malam yang terbakar di Kocani, Makedonia, Minggu (16/03/2025).
Reuters/Ognen Teofilovski Reuters/Ognen Teofilovski
Keluarga korban menangis di luar rumah sakit, menyusul kebakaran di sebuah klub malam yang mengakibatkan korban jiwa, di Kocani, Makedonia, Minggu (16/03/2025).
AFP/ Robert Atanasovski AFP/ Robert Atanasovski