Tembakkan rudal balistik milik Korea Utara meluncur ke arah Jepang timur laut pada Selasa (4/10) waktu setempat. Situasi ini membuat pemerintah Jepang siaga. Mereka memperingatkan penduduk untuk evakuasi ke tempat penampungan.
Diberitakan kantor berita AFP, Juru bicara pemerintah Hirokazu Matsuno menyebut rudal Korea Utara, tepatnya melintas di wilayah Tohoku Jepang. Kemudian rudal tersebut, jatuh di Pasifik di luar zona ekonomi eksklusif Jepang. Pihaknya memastikan tidak ada laporan kerusakan maupun korban jiwa atas insiden peluncuran rudal milik Korea Utara.
Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida menyebut peluncuran rudal melintasi wilayahnya sebagai tindakan kekerasan. Sementara, akibat peluncuran rudal, menimbulkan peringatan di tengah masyarakat. Situasi itu membuat masyarakat Jepang terkejut adanya peringatan yang bisa dikatakan langka terjadi.