Kemlu sebut tak ada WNI jadi korban gempa Pakistan dan Afghanistan

Di Pakistan ada 1.000 WNI, di India 600 WNI, sedangkan di Afghanistan 130 WNI.

Marcheilla Ariesta Putri Hanggoro
Kemlu sebut tak ada WNI jadi korban gempa Pakistan dan Afghanistan
Gempa Pakistan. ©Reuters/Sallah Jan

Kementerian Luar Negeri Indonesia melalui Direktorat Perlindungan Warga Negara Indonesia dan Badan Hukum Indonesia (PWNI dan BHI) menyampaikan, sejauh ini belum ada laporan WNI yang menjadi korban gempa di Pakistan, Afghanistan, dan India. Hal ini disampaikan Direktur PWNI dan BHI Lalu Muhammad Iqbal kepada merdeka.com melalui pesan singkat.

"Saat ini, di Pakistan terdapat 1.000 WNI, 250 di wilayah kerja KBRI Islamabad, dan 750 di wilayah kerja KJRI Karachi, hingga saat ini belum ada laporan WNI yang jadi korban," ujar pria yang akrab disapa Iqbal ini, Selasa (27/10).

Iqbal mengatakan, walaupun ada retakan di wisma duta besar KBRI Kabul, Afghanistan, namun semua staf dinyatakan selamat. Begitu pula dengan WNI yang ada di sana sekitar 130 orang, dan dinyatakan selamat.

Sementara itu, lanjut Iqbal, di India terdapat sekitar 600 WNI, namun hingga saat ini tidak ada laporan mengenai WNI jadi korban.

Badan Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) melaporkan gempa berkekuatan 7,7 skala richter mengguncang sebelah utara Pakistan, kemarin. Getaran gempa tersebut terasa hingga ke Ibu Kota Islamabad, India dan Afghanistan.

Menurut USGS, gempa itu terletak di 82 kilometer sebelah tenggara kota Feybad dengan kedalaman 196 kilometer atau sekitar 45 kilometer barat daya Kota Jarm, Afghanistan.

Rekomendasi