Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dengan tegas mengatakan Israel tidak akan menampung para pengungsi asal Suriah. Alasannya lantaran wilayah Israel kecil dan mereka harus mengontrol warganya tanpa tambahan warga dari luar.
"Bukannya Israel acuh tak acuh pada tragedi kemanusiaan pengungsi Suriah dan Afrika, namun wilayah kami kecil, sangat kecil. Itu sebabnya kami harus mengontrol perbatasan agar tak dimasuki para pengungsi," katanya seperti dilansir dari Aljazeera, Minggu (6/9).
Oleh karena itu, Israel kini langsung membangun tembok pembatas antara negaranya dengan Yordania. Hal ini langsung dimulai ketika negara tetangganya itu mengatakan terbuka untuk pengungsi Suriah.
Ribuan bahkan jutaan pengungsi dari daerah-daerah konflik di Timur Tengah dan Afrika kini mulai menyerbu negara-negara sekitarnya seperti Palestina dan Yordania. Mereka juga turut menyeberang ke Eropa demi mendapat hidup yang layak.
Penolakan terhadap para pengungsi ini tak hanya dilakukan Israel. Beberapa negara Eropa seperti Yunani juga turut menolak kedatangan mereka.