Ledakan Tianjin korban tewas jadi 112, 90 orang dinyatakan hilang

Hingga kini, para korban hilang masih menjadi prioritas pencarian kepolisian China.

Marcheilla Ariesta Putri Hanggoro
Ledakan Tianjin korban tewas jadi 112, 90 orang dinyatakan hilang
Ledakan gudang kimia di Tianjin. ©BBC/YouTube

Sebanyak 90 orang dikabarkan masih hilang akibat ledakan bahan kimia di Tianjin, China. Sementara itu, jumlah korban tewas terus bertambah mencapai 112 jiwa.Hingga kini, para korban hilang masih menjadi prioritas pencarian kepolisian China."Minggu pagi, kita berhasil menyelamatkan 50 orang di Tianjin, penyelamatan dan pencarian korban terus kita lakukan," ujar Juru Bicara Pemerintah Gong Jiansheng, seperti dilansir dari kantor berita CNN News, Minggu (16/8).Meledaknya sebuah gudang di Tianjin menghebohkan dunia. Pasalnya, ledakan itu disebutkan setara dengan ledakan 21 ton bom TNT.Berdasarkan data dari China Earthquake Networks Centre, ledakan bahan kimia pertama setara dengan 3 ton bom TNT. Lebih parah, ledakan kedua setara dengan ledakan 21 ton bom TNT. Hasilnya, ledakan itu dikatakan oleh warga sekitar sampai menimbulkan gempa.Hingga Sabtu pekan lalu, warga dengan radius tiga kilometer dari gudang tersebut dievakuasi kepolisian China. Untuk sementara, mereka ditampung di sekolah-sekolah.Ledakan tersebut diduga dari bocornya tanki berisi racun sianida yang membahayakan masyarakat. Muncul teori bahwa penanganan kebakaran awal oleh tim pemadam terhitung ceroboh karena menyemprotkan air ke lokasi penuh sodium sianida. Korban pun bertambah, karena zat itu bisa memicu uap beracun.

Rekomendasi