Ahmadinejad versus Rouhani, seteru dalam ideologi

Rouhani dinilai bersedia berunding soal nuklir dengan niat baik ketimbang Ahmadinejad.

Pandasurya Wijaya
Oleh Pandasurya Wijaya - Reporter
Ahmadinejad versus Rouhani, seteru dalam ideologi
Hassan Rouhani dan Ahmadinejad. ©2013 Merdeka.com

Salah satu anggota tim negosiasi Timur Tengah di Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat, David Makovsky, pernah menyebut Presiden Iran Hassan Rouhani orang yang pragmatis. Dalam artian Rouhani bisa saja menghentikan program nuklir Iran untuk mempertahankan rezim kekuasaannya. Atau jika pun Iran terdesak maka dia akan menolak menggunakan senjata nuklir.Meski Makovsky dikenal sejak lama sebagai pendukung Israel di Washington, empat tahun lalu dia memuji-muji Rouhani sebagai sosok berseberangan dengan Mahmud Ahmadinejad yang dianggap berhaluan keras dan bisa menggunakan senjata nuklir jika terdesak, seperti dilansir mondoweiss.net, bulan lalu.Dalam bukunya berjudul Mitos, Ilusi, dan Damai (2009), Makovsky mengatakan Ahmadinejad dan sejumlah ulama Syiah di Iran merupakan orang-orang setia kepada sosok Imam al-Mahdi, atau Sang Penyelamat. Keyakinan itulah yang membuat Ahmadinejad dan ulama Iran percaya tugas suci mereka adalah menciptakan senjata nuklir bagi Iran.Ahmadinejad akan rela mengorbankan rakyatnya demi menghajar Israel dengan senjata nuklir, demikian kesimpulan Makovsky.Berbeda halnya dengan Rouhani.Mantan juru runding isu nuklir dan mantan Dewan Keamanan Nasional Tertinggi itu pernah mengkritik Ahmadinejad dengan alasan dia menjalankan praktik takhayul dengan percaya kepada sosok al-Mahdi. Rouhani kerap menyerang siapa pun yang masih mendambakan kehadiran al-Mahdi."Wacana tentang Mahdi itu semacam pertunjukan sirkus dan Ahmadinejad itu pendusta," kata Rouhani suatu kali seperti dikutip Makovsky.Dalam hal pemikiran, kata Makovsky, Rouhani lebih rasional dan bersedia berunding soal nuklir dengan niat baik ketimbang Ahmadinejad.

Rekomendasi