Wartawan dibatasi meliput di TPS Anwar Ibrahim

Anwar bersama istrinya, Wan Azizah Wan Ismail menurut rencana tiba di SD Penanti untuk mencoblos pukul 08.30.

Faisal Assegaf
Oleh Faisal Assegaf - Reporter
Wartawan dibatasi meliput di TPS Anwar Ibrahim
Anwar Ibrahim . ©2012 Merdeka.com/imam buhori

Polisi Malaysia membatasi wartawan yang ingin meliput pelaksanaan pemilu berlangsung hari ini. Cuma wartawan yang memiliki kartu identitas yang dikeluarkan oleh KPU Malaysia yang diperkenankan masuk di TPS tempat Anwar Ibrahim nyoblos. Wartawan merdeka.com Faisal Assegaf melaporkan langsung dari lokasi pemungutan suara di SD Penanti, Kubang Semang, Penang, Minggu (5/5).Polisi berseragam serba biru gelap mengusir wartawan yang tidak memiliki kartu identitas keluaran KPU Malaysia. "Tidak ada pas dan surat dari KPU tidak boleh masuk," kata salah seorang polisi berkumis tebal.Polisi dan petugas KPU Malaysia mengecek satu-satu kelengkapan identitas wartawan. Setidaknya ada 5 wartawan yang cuma boleh meliput dari luar pagar sekolah, di antaranya wartawan dari Malaymail, merdeka.com, dan Media Indonesia.Anwar bersama istrinya, Wan Azizah Wan Ismail menurut rencana tiba di SD Penanti untuk mencoblos pukul 08.30 waktu setempat.Ahmad Taib (85) menjadi pemilih pertama yang melaksanakan haknya. "Namun dia menolak menyebutkan partai mana yang akan dia sokong.

Rekomendasi