Puing pesawat jatuh di Iran belum ditemukan, pemerintah minta bantuan China dan Eropa

Senin, 19 Februari 2018 17:09 Reporter : Fellyanda Suci Agiesta
Puing pesawat jatuh di Iran belum ditemukan, pemerintah minta bantuan China dan Eropa maskapai aseman airlines. ©Hurriyet

Merdeka.com - Tim penyelamat Iran masih terus berusaha mencari reruntuhan pesawat Aseman Airlines yang jatuh karena menabrak pegunungan dekat Kota Semirom, Provinsi Isfahan kemarin. Sulitnya medan pegunungan menghambat upaya penyelamatan.

Pesawat nahas itu lepas landas dari Teheran menuju Yajuj dan menghilang dari layar radar setelah 50 menit mengudara. Diyakini pesawat Aseman jatuh di daerah pegunungan dekat kota Semirom.

Televisi pemerintah melaporkan, helikopter dan personel penyelamatan gunung dari angkatan bersenjata dan Bulan Sabit Merah, serta relawan setempat, terlibat dalam pencarian tersebut. Meskipun tidak ada harapan seluruh penumpang selamat, seperti dilansir dari Jerusalem Post, Senin (19/2).

"Lima unit mulai melakukan operasi pencarian pada dini hari, pada cuaca minus 16 derajat celsius," kata pejabat Bulan Sabit Merah, yang dikutip dari kantor berita IRNA.

Pencarian pesawat Aseman juga melibatkan pesawat pengintai militer.

"Kami menghadapi teka-teki yang membingungkan. Kami tidak tahu apa-apa tentang kecelakaan itu," kata Menteri Transportasi Abbas Akhoundi yang dikutip melalui kantor berita Tasnim.

Wakil kepala badan Antariksa Iran, Mojtaba Saradeghi, mengatakan Iran juga meminta bantuan dari negara-negara Eropa dan China untuk membantu pencarian dengan menggunakan satelit. [pan]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Iran
  3. Pesawat
  4. Pesawat Jatuh
  5. Jakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini