Pria berpisau serang stasiun kereta di China, 29 orang tewas

Minggu, 2 Maret 2014 13:31 Reporter : Pandasurya Wijaya
Pria berpisau serang stasiun kereta di China, 29 orang tewas Polisi China menyelidiki lokasi serangan pisau di stasiun kereta Kunming. ©BBC

Merdeka.com - Sekelompok pria bersenjata pisau kemarin menyerang warga di stasiun kereta di Kunming, sebelah barat China. Serangan itu menewaskan 29 orang dan melukai 130 lainnya.

BBC melaporkan, Ahad (2/3), polisi menembak mati empat tersangka dan satu tersangka ditangkap. Sisanya masih buron.

Pejabat kota menuding pelaku adalah kelompok teroris dari wilayah Xinajiang. Namun tuduhan itu belum bisa dibuktikan.

Presiden Xi Jinping dan Perdana Menteri Li Keqiang sudah menyampaikan rasa belasungkawa kepada korban dan keluarga mereka. Xi menyerukan penyelidikan maksimal atas serangan itu.

"Mereka yang melanggar hukum dengan perbuatan arogan akan dihukum berat," ujar Xi seperti dikutip surat kabar pemerintah China, Xinhua.

Saksi mengatakan sekelompok pria bersenjata pisau itu berpakaian hitam-hitam dan menyerang orang secara acak.

Yang Haifei, penumpang kereta yang selamat dari serangan itu namun terluka di bagian dada dan punggung, mengatakan dia baru membeli tiket kereta ketika para penyerang itu menyerbu stasiun.

"Saya melihat salah satu dari mereka langsung mendatangi saya dengan pisau panjang. Saya dan orang-orang langsung lari," kata dia. Mereka yang larinya lambat, kata Yang, langsung jatuh bersimbah darah akibat sabetan dan tikaman pisau. [fas]

Topik berita Terkait:
  1. China
  2. Pembunuhan Sadis
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini