Presiden Nigeria Bantah Dirinya Dikloning Karena Sudah Mati

Senin, 3 Desember 2018 17:40 Reporter : Jayanti
Presiden Nigeria Bantah Dirinya Dikloning Karena Sudah Mati Presiden Muhammadu Buhari. ©2018 Times Nigeria

Merdeka.com - Presiden Nigeria Muhammadu Buhari membantah klaim bahwa dirinya telah meninggal dan digantikan oleh kloningan. Menurutnya, spekulasi yang dibuat itu merupakan rumor yang bodoh.

Pada ciutan di akun twitternya, dia menyinggung kabar tersebut saat sedang melakukan pertemuan di Polandia.

"Salah satu pertanyaan yang datang hari ini dalam pertemuan saya dengan orang-orang Nigeria di Polandia adalah masalah apakah saya telah dikloning atau tidak. Rumor bodoh itu tidak mengejutkan, ketika saya sedang pergi dalam perjalanan medis tahun lalu banyak orang yang mengharapkan saya sudah mati," kata Buhari, dilansir dari CNN, Senin (3/12).

Diketahui bahwa Buhari telah menghabiskan waktu yang lama di London untuk menerima perawatan medis pada 2017. Saat itu, dia meninggalkan Nigeria selama lebih dari 3 bulan.

Ketiadaannya selama itu menyebabkan sepekulasi perihal kesehatan dia dan banyak laporan yang salah beredar secara daring mengatakan bahwa dirinya sudah meninggal.

Di Instagram dan Facebook pada Minggu (2/12), dia menyatakan keyakinan yang mempercayai bahwa dia telah meninggal mendorong orang-orang untuk menjangkau Wakil Presiden Yemi Osinbajo meminta agar menjadi wakilnya.

"Hal itu sangat mempermalukannya, kita telah mendiskusikan itu ketika dia datang mengunjungi saya waktu saya dalam proses penyembuhan. Saya dapat meyakini anda bahwa ini adalah saya yang seutuhnya, akhir bulan ini saya akan merayakan ulang tahun saya yang ke 76 dan saya masih kuat," kata Buhari.

Juru bicara presiden, Garba Shehu mengatakan di Facebook bahwa ada orang Nigeria di pertemuan di kota Krakow, Polandia pada Minggu (2/12) menanyakan pada Buhari apakah dia asli dirinya atau seperti yang dikatakan bahwa dia adalah peniru gaya asal Sudan. Hal itu dilakukan dengan maksud mendorong Presiden untuk menegaskan identitasnya.

Shehu menegaskan Buhari berada di Polandia untuk menghadiri pertemuan PBB untuk konferensi perubahan iklim, COP24.

Buhari dipilih sebagai presiden Nigeria, negara di benua Afrika dengan ekonomi terbesar dan penghasil minyak terbesar di tahun 2015.

Mantan jenderal ini menjadi Presiden dalam upaya keempatnya pada kepemimpinan sejak ia digulingkan dari kekuasaan pada tahun 1985.

Buhari berada di antara orang-orang kuat militer yang mendominasi Nigeria beberapa dekade lalu. Kudeta militer membawanya ke tampuk kekuasaan pada 1983, dan kudeta militer lain menggulingkannya dua tahun kemudian. [ias]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Nigeria
  3. Jakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini