Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Polisi Prancis sebut pelaku teror di Belgia sedang mabuk

Polisi Prancis sebut pelaku teror di Belgia sedang mabuk Polisi dan tentara Belgia berpatroli. ©2017 Getty Image

Merdeka.com - Seorang pria yang berusaha menerobos pusat perbelanjaan jalanan di Anwerp, Belgia dijerat pasal terorisme. Pelaku bernama Mohamed R, warga Prancis, itu ingin mengikuti jejak aksi teror truk di Nice.

"Pria yang mencoba mengebut dengan mobil ke sebuah pusat perbelanjaan jalanan di Antwerp telah dijatuhi percobaan terorisme," ungkap jaksa federal Belgia, Jumat (24/3), seperti dilansir The Telegraph.

Tindakan itu bertentangan dengan pernyataan yang dikeluarkan kepolisian Prancis. Mereka menyebut kemungkinan pelaku bukan berusaha melakukan aksi terorisme dengan menabrak sejumlah orang, Mohamed diduga dalam keadaan mabuk saat kejadian.

Tak hanya itu, lelaki yang lahir di Afrika Utara ini hanya berusaha kabur dari pemeriksaan polisi.

Sejumlah media di Belgia juga memberitakan tersangka ditemukan dalam keadaan tertidur setelah polisi melakukan pencarian besar-besaran. Pria itu nampak teler ketika diinterogasi mengenai kejadian yang dilakukannya.

Sayangnya, kejaksaan federal Belgia enggan memberikan lebih rinci mengenai kasus tersebut. Apalagi pelaku juga dijerat dengan penggunaan senjata ilegal.

Tidak ada korban luka dalam insiden tersebut, namun aparat menyebut para pejalan kaki melompat ketika mendati kendaraan yang dikemudikan pelaku mendekati mereka. Polisi telah menggeledah mobil tersebut dan ditemukan pisau di dalamnya.

(mdk/tyo)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP