PM Spanyol tolak ajakan berunding eks Presiden Catalunya

Sabtu, 23 Desember 2017 12:20 Reporter : Aryo Putranto Saptohutomo
PM Spanyol tolak ajakan berunding eks Presiden Catalunya Perdana Menteri Mariano Rajoy. ©Daily Mail

Merdeka.com - Kelompok pro kemerdekaan Catalunya secara mengejutkan unggul dalam pemilihan umum digelar pada Kamis kemarin. Berdasarkan hasil itu, mantan Presiden Catalunya, Carles Puigdemont, mengajak pemerintah Spanyol berdialog soal masa depan negara bagian itu, tetapi ditampik Perdana Menteri Mariano Rajoy.

Dilansir dari laman AFP, Sabtu (23/12), Rajoy menyatakan ketimbang bertemu dengan Puigdemont, dia memilih berjumpa dengan salah satu anggota Partai Ciudadanos, Ines Arrimadas. Ines dan partainya adalah kelompok menentang pemisahan Catalunya dari Spanyol.

"Orang yang seharusnya saya temui adalah Arrimadas," kata Rajoy.

Meski kelompok pro kemerdekaan kembali menang dalam pemilihan umum Catalunya, Rajoy mewanti supaya pemerintahan di masa mendatang harus sejalan dan menghormati hukum.

Pemungutan suara dilakukan Kamis lalu karena pemerintah Spanyol membubarkan pemerintahan negara bagian Catalunya lantaran melakukan jajak pendapat pada 1 Oktober, dan mendeklarasikan kemerdekaan pada 26 hari kemudian.

Kelompok pro kemerdekaan Catalunya, yakni partai PdeCat dan Esquerra Republicana de Catalunya, mendominasi pemungutan suara dan meraih 82 persen, atau 70 kursi dalam parlemen. Sedangkan Partai Ciudadanos yang menolak pemisahan Catalunya dari Spanyol meraih 37 kursi.

Mantan Presiden Catalunya, Carles Puigdemont, mengaku bahagia mendengar kelompok pro kemerdekaan memenangkan pemilihan umum. Apalagi, sejumlah pemimpin partai yang mendukung pemisahan diri dipenjara. Puigdemont malah mengasingkan diri ke Belgia.

"Ini hasil yang tidak dapat digugat. Pemerintah Spanyol sudah kalah. (Perdana Menteri Mariano) Rajoy dan sekutunya tumbang," kata Puigdemont dari dalam jumpa pers di Belgia.

Kendati demikian, nampaknya sikap kelompok kemerdekaan melunak dan sepertinya bakal memilih berunding dengan pemerintah Spanyol. Kalangan pebisnis juga berharap hasil pemilihan itu berdampak positif buat menggenjot dunia usaha serta pariwisata. [ary]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Spanyol
  3. Catalan
  4. Catalonia
  5. Jakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini