PM May beri gelar pahlawan buat polisi yang tewas ditusuk teroris
Merdeka.com - Aksi heroik seorang PC Keith Palmer mengadang pelaku teror memasuki Gedung Parlemen Inggris mengundang banyak pujian, meski tindakan itu membuatnya tewas akibat tusukan pisau. Untuk mengingat jasanya, Perdana Menteri Theresa May memberinya gelar pahlawan.
Dilansir metro.co.uk, Kamis (23/3), Palmer merupakan satu-satunya polisi yang tewas dalam aksi teror yang berlangsung kemarin. Dia berusaha menghalangi pelaku masuk ke gedung parlemen yang saat itu sedang menggelar pertemuan.
Dari pengakuan seorang saksi mata, Palmer sempat bergelut sebelum akhirnya terkapar akibat luka tusukan yang dideritanya. Beberapa detik kemudian, pelaku tewas ditembak oleh rekan-rekan korban.
"Dia adalah pahlawan dan aksinya tidak akan pernah terlupakan," ujar PM May dalam pernyataan pertamanya setelah serangan teror di depan anggota parlemen.
Politikus dari Partai Konservatif ini menyatakan tidak takut menghadapi aksi-aksi teror yang terjadi di negaranya. Dia pun bersumpah akan terus memerangi terorisme di seluruh dunia.
"Kami tidak takut dan kita bertekad tidak akan pernah mengabaikan setiap aksi terorisme," tegasnya.
Pria berusia 48 tahun itu telah mengabdikan dirinya selama 15 tahun sebagai petugas kepolisian.
Dalam pidatonya, PM May menyatakan ancaman teror di Inggris tidak akan meningkat meski telah terjadi serangan di Westminster. Dia juga mengungkapkan pelaku adalah warga Inggris yang telah mendapatkan pengawasan penuh dari kepolisian dan dinas keamanan, pria itu pernah terkait aksi kekerasan ekstremisme.
"Nilai-nilai kita akan menang," tutupnya.
(mdk/tyo)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya