Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

PM Australia Minta Maaf karena Pilih Liburan Saat Kebakaran Melanda

PM Australia Minta Maaf karena Pilih Liburan Saat Kebakaran Melanda perdana menteri australia scott morrison. ©AFP

Merdeka.com - Perdana Menteri Australia Scott Morrison hari ini meminta maaf kepada publik karena mengajak keluarganya berlibur ke Hawaii di tengah kebakaran hutan yang menghanguskan sejumlah negara bagian, menghancurkan rumah dan menewaskan dua petugas pemadam kebakaran.

Laman AP melaporkan, Minggu (22/12), Morrison mempersingkat liburan bersama istri dan anaknya setelah rakyat Australia marah karena dia tidak berada di negaranya ketika terjadi krisis nasional akibat kebakaran hutan. Morrison tiba Sabtu kemarin dan pagi tadi dia berbicara dengan wartawan ketika mengunjungi Kantor Penanganan Kebakaran Pedalaman di Sydney.

"Seandainya waktu bisa diputar kembali dan kita bisa tahu masa depan maka kami akan mengambil keputusan yang berbeda," ujar Morrison. "Saya yakin rakyat Australia cukup adil dan memahami, jika kita sudah punya janji dengan anak kita maka kita akan memenuhinya."

"Tapi sebagai perdana menteri, Anda punya tanggung jawab dan saya menerima itu, saya menerima kritikan," kata Morrison lagi.

Menurut dia, saat ini bukanlah waktunya untuk bermotif politik, tapi untuk saling peduli terhadap sesama.

"Saya bukan seorang pemadam kebakaran tapi saya cukup lega ada rakyat Australia yang ingin saya berada di sini, bersama mereka di saat mereka dalam keadaan berduka."

Ada Banyak Faktor Penyebab Kebakaran Hutan

faktor penyebab kebakaran hutan rev2Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Morrison juga menanggapi kritikan yang mengatakan pemerintahannya tidak berbuat banyak untuk mengatasi perubahan iklim yang disebut sebagai penyebab utama kebakaran hutan di Negara Bagian New South Wales, Victoria, dan Australia Selatan. Dia menyebut ada banyak faktor yang menyebabkan kebakaran hutan hingga kali ini membuat suhu mencapai rekor tertinggi.

"Tidak diragukan lagi memang ada hubungan antara isu global perubahan iklim dengan cuaca yang terjadi di dunia saat ini. Tapi saya yakin orang akan mengakui tidak setiap kebakaran yang terjadi berhubungan dengan isu global."

Komisi Kantor Penanganan Kebakaran Pedalaman Shane Fizsimmons menyebut hari Sabtu kemarin adalah hari terburuk bagi petugas pemadam kebakaran karena angin selatan yang kuat memperbesar sekitar 100 titik api di New South Wales.

(mdk/pan)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP