Pesawat Egyptair diduga pakar jatuh ke laut
Merdeka.com - Pesawat milik maskapai Mesir, Egyptair yang hilang dari radar, diduga mengalami kecelakaan dan jatuh ke laut. Hal ini diungkapkan oleh Ihad Raslan, juru bicara agensi penerbangan sipil Mesir.
"Airbus A320 ini kemungkinan besar jatuh ke laut," kata Raslan kepada SkyNews Arabia, seperti dikutip dari The Guardian, Kamis (19/5).
Raslan menuturkan, pesawat ini hilang dari radar sekitar pukul 02.45 waktu Mesir. Dia menambahkan saat ini pihak maskapai telah mengirimkan tim penyelamat guna mencari pesawat tersebut dan juga penumpang.
"Egyptair telah mengontak dan mengerahkan tim penyelamat untuk mencari badan pesawat juga kemungkinan tubuh penumpang," demikian dikutip dari Twitter @EGYPTAIR.
Pesawat dengan nomor penerbangan MS804 ini membawa 59 penumpang dan 10 awak kabin. Seorang anak dan dua bayi ikut dalam penerbangan ini.

Posisi terakhir EgyptAir (c) 2016 Merdeka.com/Flightradara24
Posisi pesawat masih berada 16 kilometer di wilayah udara Mesir. Posisi terakhir pesawat ini di ketinggian 37 ribu kaki.
Egyptair sendiri juga mengungkapkan, pilot yang membawa pesawat rute Paris-Kairo ini sudah berpengalaman. Sang kapten sudah memiliki 6.275 jam terbang, 2.101 di antaranya menggunakan A320. Sedangkan sang ko-pilot sudah memiliki jam terbang sebanyak 2.766.
Pesawat yang terbang dari Bandara Internasional Paris sekitar pukul 23.09 ini, melewati jalur Kroasia dan Yunani. Pihak maskapai mengatakan, hingga saat ini total waktu pesawat hilang dari radar mencapai 3 jam.
Sementara itu, pihak bandara Paris menuturkan, pesawat tidak mendarat kembali di wilayah mereka.
"Pesawat tidak mendarat, hanya itu yang bisa kami sampaikan," kata otoritas bandara Paris.
Hingga berita ini dilansir, tim pencari Egyptair telah berada sekitar 50 kilometer dari utara Mesir, yang diduga tempat jatuhnya pesawat.
(mdk/ard)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya